Rycko Menoza blusukan sapa warga Kota Bandarlampung

id bakal calon walikota, rycko menoza, blusukan ke pasar, rycko menoza szp

Rycko Menoza blusukan sapa warga Kota Bandarlampung

Bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza. (Antara Lampung/HO)

"Kami turun menyapa warga untuk menyerap aspirasi mereka sebagai catatan agar tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang perlu dibenahi," kata Rycko, Sabtu (18/1).
Bandarlampung (ANTARA) - Memanfaatkan waktu di akhir pekan, bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza mengisi waktu dengan 'blusukan' ke sejumlah tempat di ibu kota Provinsi Lampung ini, untuk menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat.

Rycko mengunjungi beberapa tempat dan berdialog dengan warga, seperti di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sukaraja, Taman Dipangga, Pulau Pasaran dan Pasar Bambu Kuning.

"Kami turun menyapa warga untuk menyerap aspirasi mereka sebagai catatan agar tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang perlu dibenahi," kata Rycko, Sabtu (18/1).
Baca juga: Bandarlampung belum memiliki sistem drainase perkotaan

Ia mengatakan, seperti di TPI Sukaraja sampai saat ini masih dipenuhi sampah, kemudian Taman Dipangga yang perlu pengelolaan dengan baik.

Dia mengatakan, keadaan itu tentunya akan menjadi bahan masukan bagi dirinya untuk membenahi jika mendapatkan amanah memimpin Kota Bandarlampung.

Kemudian, masyarakat Pulau Pasaran meminta jembatan penyeberangan yang dibangun pada masa ayahnya Sjachroedin ZP menjadi Gubernur Lampung itu, segera diperbaiki untuk memperlancar akses keluar masuk masyarakat di pulau itu.
Baca juga: Rycko kunjungi keluarga Akbar korban hanyut

Selain itu, Rycko juga berbincang-bincang dengan para pedagang dan juru parkir di Pasar Bambu Kuning. Mereka berharap agar pasar tersebut dapat ditata menjadi bersih dan rapi karena selama ini menjadi titik kemacetan.

Salah salah satu juru parkir pasar itu berharap, agar pasar tersebut dibenahi dengan menyediakan lahan khusus tempat parkir karena selama ini menggunakan badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan saat setiap hari. 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar