
Nelayan Lampung Timur sebutkan hasil tangkapan rajungan sedikit

Lampung Timur (ANTARA) - Sejumlah nelayan di Kabupaten Lampung Timur menyebutkan hasil tangkapan kepiting rajungan di perairan Teluk Lampung belum banyak meski saat ini sudah memasuki musim angin barat.
"Sekarang memang musim angin barat atau musim melimpahnya hasil tangkapan ikan, termasuk rajungan, tetapi sepanjang November ini hasil tangkapan nelayan belum banyak," kata Parmono, salah seorang nelayan saat ditemui di wilayah pesisir pantai Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, Selasa pagi.
Ia menyebutkan hasil tangkapan nelayan sekali melaut umumnya hanya sekitar 7 kg.
"Mungkin karena awal musim sehingga hasil tangkapan rajungan masih sedikit," ujarnya.
Menurut dia, tangkapan kepiting rajungan akan banyak kalau sudah masuk bulan Januari tahun depan.
"Puncaknya awal bulan Januari," katanya lagi.
Lehan, nelayan tradisional lainnya menyebutkan harga kepiting rajungan sekarang ini Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram.
Menurut Lehan, harga yang idealnya agar nelayan mendapat untung adalah di atas Rp50 ribu/kg.
Ia menyatakan kelompok nelayan jaring rajungan di Labuhan Maringgai menyambut suka cita datangnya musim angin barat.
Nelayan berharap hasil tangkapan kepiting rajungan mereka banyak dan harganya pun naik di musim tahun ini.
Baca juga: Tangkapan rajungan Lampung Timur merosot
Pewarta : Muklasin
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
