Bandara Juanda Surabaya sudah beroperasi normal

id Bandara Juanda Surabaya, Bandara Juanda pulih

Bandara Internasional Juanda Surabaya sudah beroperasi normal kembali (ANTARA/Eric Ireng)

Sidoarjo (Antaranews Lampung) - Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, beroperasional normal kembali setelah sempat ditutup sekitar dua setengah jam dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB karena landasar pacu terkelupas.
          
General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Heru Prasetyo  di Sidoarjo, Kamis, mengatakan, saat ini Bandar Udara Internasional Juanda telah beroperasional kembali berdasarkan NOTAMC A0540/19 pada pukul 11.56 WIB setelah  sempat ditutup pada pukul 09.15 WIB karena ada perbaikan landasan pacu (runway) 10.
           
"Perbaikan landasan pacu (runway) 10 dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB," katanya melalui keterangan pers.
         
Ia mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan perbaikan pada runway 10 sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.
          
"Saat ini, operasional telah kembali normal, maskapai diharapkan dapat mempersiapkan secara kondusif keberangkatan para calon penumpang yang terkena dampak akibat penutupan sementara ini," katanya..
           
Ia mengatakan, penerbangan kedatangan pertama yaitu Citilink QG 417 dari Pontianak pukul 12.06 WIB, sedangkan untuk pemberangkatan penerbangan pertama dari Bandar Udara Internasional Juanda yaitu Lion Air JT 856 tujuan Palembang pada pukul 11.36 WIB.
           
"Untuk informasi lebih lanjut mengenai status operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda, penumpang dapat menghubungi contact center 172 dan bagi seluruh penumpang diimbau untuk memperbaharui informasi terkait status penerbangan Anda dengan maskapai penerbangan," katanya.
           
Sebelumnya, landasan pacu (runway) Bandara Internasional Juanda Surabaya mengalami kerusakan tepatnya di dekat "Touchdown Runway 10" sehingga sejumlah penerbangan gagal mendarat.*
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar