Pemkab Lampung Barat Selenggarakan Festival Kebangsaan 2018

id tugu soekarno lambar,fetival kebangsaan,lampung barat, parosil mabsus

Tugu Soekarno di Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat (Foto: Antaralampug/ist)

Lampung Barat (Antaranews Lampung) - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat siap menyelenggarakan Festival Kebangsaan 2018 dipusatkan di Pekon Sukapura, Kecamatan Sumberjaya pada 13-15 November 2018.

Panitia Festival Kebangsaan itu, di Lampung Barat, Minggu (11/11), menyebutkan rangkaian kegiatan festival akan tersebar pada tiga lokasi, yaitu Bumi Perkemahan PLTA Way Besai, Tugu Soekarno, serta Lapangan Sukarata di Kecamatan Sumberjaya.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjelaskan tujuan penyelenggaraan Festival Kebangsaan sebagai media promosi daerah sekaligus edukasi bagi masyarakat dalam rangka mengenang, memperingati dan mengamalkan nilai-nilai luhur perjuangan dan wawasan kebangsaan yang diwariskan Bung Karno di Kabupaten Lampung Barat.

Pelaksanaan kegiatan Festival Kebangsaan 2018 dipusatkan di Kecamatan Sumberjaya, mengingat sejarah wilayah ini sebagai salah satu tempat yang dipilih Bung Karno untuk menempatkan transmigrasi Eks-Badan Rekonstruksi Nasional (BRN) pada 14 November 1952.

Sumberjaya saat ini telah berkembang pesat menjadi salah satu kecamatan dalam wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada Festival Kebangsaan 2018 ini, di antaranya Kemah Kebangsaan, Lomba Napak Tilas, peresmian Tugu Soekarno serta rangkaian kegiatan lainnya.

Bupati Parosil Mabsus didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lampung Barat Burlianto Eka Putra, berpesan untuk seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama berpartisipasi dalam perhelatan Festival Kebangsaan yang digelar Pemkab Lampung Barat.

Menurut informasi dari panitia, Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Dr Hariyono MPd dipastikan menghadiri puncak acara Festival Kebangsaan 2018 dan Peresmian Tugu Soekarno di Sumberjaya, Lampung Barat pada 14 November 2018.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) adalah lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. BPIP dipimpin dewan pengarah, kepala, dan wakil kepala berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018.

Dalam peraturan presiden itu, BPIP mempunyai tugas membantu presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Sejumlah tokoh mengisi struktur pengarah di BPIP, di antaranya Megawati Soekarnoputri, Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siradj, KH Ma`ruf Amin, Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya.
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar