Lampung Peringkat Lima Tujuan Wisata Nasional

id Pengembangan Wisata Lampung, Lampung Peringkat Lima Wisata, Ridho Ficardo

Gubernur Lampung nonaktif M Ridho Ficardo berpose dengan gajah Lampung, saat Festival Krakatau lalu. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Tiga tahun kepemimpinan Gubernur Lampung (saat ini nonaktif) Muhammad Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri telah menempatkan Provinsi Lampung pada peringkat ke-5 tujuan wisata nasional. Bahkan pada Oktober 2017, kunjungan wisatawan nusantara ke Provinsi Lampung tercatat berjumlah 8,8 juta wisatawan. Jumlah wisatawan itu terbanyak peringkat sembilan se-Indonesia, mengalahkan Provinsi Bali yang berada di posisi 11 dengan jumlah kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 8,5 juta wisatawan.

Keberhasilan itu diraih oleh Pemerintah Provinsi Lampung dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu program strategis pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Berbagai program dicanangkan untuk memperkaya khasanah pariwisata di Lampung. Bukan hanya dari segi keindahan alam, namun juga dari konten dan faktor-faktor pendukungnya, seperti pelestarian cagar budaya, event-event berskala nasional maupun internasional, penginapan/hotel yang memadai, sampai infrastruktur yang menunjang konektivitas antarwilayah, seperti dibangun Jalan Tol Trans Sumatera dan Bandara Radin Inten II dalam waktu dekat akan diresmikan menjadi bandara internasional.

Dalam penguatan sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan perguruan tinggi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dengan membuka Program Studi D3 Perjalanan Pariwisata untuk menghasilkan tenaga sektor pariwisata yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang mumpuni mengenai potensi pariwisata di Lampung

Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis memimpin rapat pembentukan Program Studi D3 Perjalanan Pariwisata Polinela di ruang rapatnya, Senin (21/5).

Tidak hanya membentuk Program Studi D3 Pariwisata, Pemprov Lampung juga telah menyiapkan beasiswa bagi 40 mahasiswa dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Rencananya ke-40 mahasiswa ini akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp5 juta/tahun hingga lulus, dan beasiswa ini juga berlaku untuk angkatan setelahnya.

Berbagai kebijakan diambil Pemprov Lampung itu juga sebagai upaya dalam memacu peningkatan nilai investasi di Provinsi Lampung. Para investor tidak akan lagi melihat Lampung hanya sebagai pintu perlintasan Pulau Sumatera, tapi juga Lampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru setelah Pulau Jawa.

Selain sektor pariwisata, Gubernur (nonaktif) M Ridho Ficardo juga setiap tahun memberikan beasiswa kuliah di Polinela kepada 125 anak petani miskin untuk menunjang program strategis pertanian di daerah ini.(Rilis bb)
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar