Harga Gabah Lampung Naik

id Pertanian, Gabah, Sawah, beras

Pekerja sedang menjemur gabah. (Foto: Antara/Adhitya Hendra)

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Harga gabah kering panen di tingkat petani maupun penggilingan di Provinsi Lampung pada November 2017 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.


"Peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 1,32 persen dari Rp5.197 per kilogram," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Selasa.


Ia menyebutkan, dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan juga naik sebesar 1,08 persen dari sebelumnya Rp5.291/kg.


Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.800/kg pada gabah kualitas GKP dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.


Harga gabah terendah, lanjutnya, mencapai Rp4.800/kg pada gabah kualitas GKP yaitu varietas Muncul dan IR64 terdapat di Kecamatan Sragi dan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.


"Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp3.700 per kilogram," jelas.


Yeane menjelaskan, di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.850/kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.850/kg dengan varietas IR64 terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.


"Harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp3.750 per kilogram," jelasnya.


Selama November 2017, survei harga produsen gabah mencatat 24 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP). Tidak dijumpai kelompok gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) dan kualitas rendah.

Antara
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar