
Pengadaan Beras Lampung 137 Ribu Ton

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Pengadaan beras di Provinsi Lampung hingga Desember 2016 mencapai sekitar 137 ribu ton atau melebihi target.
"Berdasarkan data Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Lampung mencatat hingga bulan Desember 2016 pengadaan beras mencapai 137 ribu ton melebihi dari target 120 ribu ton," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung, Bayana, di Bandarlampung, Sabtu.
Ia memerkirakan hingga akhir tahun 2016 akan melampaui angka 140 ribu ton dan merupakan pencapaian terbesar. Sejak bulan April 2016, Provinsi Lampung menduduki urutan pertama penghasil beras dalam negeri.
Sebelumnya, kata dia, pada 2015, target pengadaan beras Lampung sering tidak tercapai, sehingga menjadi provinsi peringkat ketujuh produksi beras nasional.
Namun, lanjutnya, sejak September 2016 capaian pengadaan beras Lampung terbesar secara nasional. Lampung menjadi pemasok rutin beras ke lima provinsi dari semula 2 provinsi yakni Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, Bengkulu dan Jambi.
Ia menambahkan, selain produksi yang meningkat, adanya kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendorong pengiriman beras (bukan gabah) ke luar Provinsi Lampung juga berpengaruh pada peningkatan pengadaan beras dan nilai tambah bagi para petani Lampung.
Sementara, capaian target produksi padi untuk swasembada nasional sampai dengan pertengahan bulan November 2016 produksi padi di Lampung sudah mencapai 4,05 juta ton gabah kering giling, dari target nasional 4,3 juta ton pada akhir tahun 2016.(Ant)
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
