Logo Header Antaranews Lampung

Bupati Kumpulkan Masyarakat Etnis Tionghoa Bangun Kebhinekaan

Selasa, 22 November 2016 16:53 WIB
Image Print
Bupati Lampung Tengah, Mustafa (berpeci), Senin (21/11) malam menerima warga etnis Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk membangun kebhinekaan. (Foto: Humas Pemkab Lampung Tengah)
...Kami bukan orang China. Kami adalah masyarakat Indonesia yang beretnis Tionghoa. Kami siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Gerry...

Lampung Tengah (ANTARA Lampung) - Bupati Lampung Tengah, Mustafa mengumpulkan warga etnis Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk meningkatkan iklim investasi dan semangat kebhinekaan di kalangan masyarakat.

Acara yang diselenggarakan di rumah dinas bupati di Gunung Sugih, Senin (21/11) malam itu, dihadiri sekitar 200 warga Tionghoa diisi dengan ramah tamah dan diskusi terkait program pembangunan di Lampung Tengah.

Bupati minta PSMTI untuk berpatisipasi membangun Lampung Tengah, khususnya dari sektor ekonomi dan kebhinekaan.

Dengan adanya program pembangunan Terbanggibesar, Bandarjaya, Gunungsugih (Terbagus) maka Terbanggibesar akan menjadi pusat ekonomi, sehingga investasi dibuka secara luas untuk membuka usaha di Lampung Tengah.

Mustafa menjanjikan garansi keamanan bagi pengusaha yang ingin berinvestasi dan membuka usaha.

"Lampung Tengah merupakan wilayah strategis sebagai jalur lintas tengah. Ini adalah potensi untuk membangkitkan perekonomian di Lampung Tengah. Kami membuka peluang investasi seluas-luasnya, silahkan buka usaha di Lampung Tengah, akan kami jamin kemanannya," katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan sektor ekonomi menjadi prioritas pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Lampung Tengah. Tak hanya fokus pada keamanan, sektor ekonomi juga harus dibangun dan PSMTI Lampung Tengah diharapkan bisa berpatisipasi di dalamnya.

Bupati juga mengajak warga Tionghoa untuk membangun semangat persatuan dan mengesampingkan perbedaan yang berbuah perpecahan. Di tengah panasnya iklim politik saat ini, dibutuhkan upaya menjaga stabilitas bangsa, salah satunya dengan membangun semangat kebhinekaan.

"Di sini saya mengajak PSMTI sama-sama menjaga Lampung Tengah. Jangan mudah termakan isu, kedepankan toleransi, hargai perbedaan dan junjung persatuan. Jika masyarakat kompak maka pembangunan akan lebih mudah diwujudkan," katanya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Lampung Tengah, Gerry Marsoelim menyampaikan apresiasinya atas langkah bupati yang telah menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk membangun Lampung Tengah. Pihaknya juga menyambut baik peluang investasi yang ditawarkan dan dibuktikan dengan membuka usaha di daerah ini.

"Kami mengakui Lampung Tengah adalah wilayah potensial untuk berinvestasi. Terlepas ada isu soal keamanan, kami tidak takut. Kami sudah membuktikan bahwa Lampung Tengah aman dan layak jadi tujuan investasi," katanya.

Mengaku tidak ada unsur politik dalam pembentukan PSMTI, Gerry menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah menjaga keutuhan bangsa lewat semangat kebhinekaan.

"Kami bukan orang China. Kami adalah masyarakat Indonesia yang beretnis Tionghoa. Kami siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Gerry.



Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026