Logo Header Antaranews Lampung

Supermoon di atas Lebanon

Selasa, 15 November 2016 14:32 WIB
Image Print
Supermoon di atas pegunungan Lebanon (plus961.com)

Beirut (Antara/Xinhua-OANA) - Rakyat Lebanon bergabung dengan warga di belahan lain dunia, yang pada Senin malam (14/11) menyaksikan bulan dalam jarak paling dekatnya ke Bumi sejak 26 Januari 1948 dan takkan terjadi lagi sampai 25 November 2034, kata Lembaga Antariksa AS, NASA
"Supermoon" terjadi ketika bulan purnama atau bulan baru muncul bertepatan dengan jarak paling dekatnya dengan Bumi, yang juga dinamakan "Perigee", kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta Selasa pagi. "Bulan purnama super" terlihat sekitar 12 sampai 14 persen lebih besar daripada biasanya.
Ramzi Abou Rjeili dari Kota Kecil Deir el Qamar di Gunung Lebanon termasuk di antara orang yang berkumpul di jalan-jalan di kota kecil itu untuk menyaksikan "supermoon".
"Setiap tujuh dasawarsa, bulan kelihatan sangat besar, dan sebagaimana dikatakan media bulan tersebut lebih dekat dengan Bumi sekitar 315.000 kilometer dibandingkan dengan jarak normalnya dari Bumi," kata Abou Rjeili kepada Xinhua.
"Buat kami di Deir El-Qamar (yang dalam Bahasa Inggris berarti Biara Bulan), kami sejak dulu terbiasa menyaksikan bulan, tapi ini untuk pertama kali saya melihatnya sangat besar," katanya.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026