Logo Header Antaranews Lampung

BKKBN: Program Kampung KB dahulukan daerah miskin

Kamis, 7 April 2016 13:43 WIB
Image Print
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
...Sesuai amanat Presiden bahwa manfaat program KB harus dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat, kata Surya...

Jakarta (ANTARA Lampung) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan, program Kampung KB mendahulukan daerah miskin dan tertinggal serta wilayah padat penduduk di seluruh Tanah Air.

"Sesuai amanat Presiden bahwa manfaat program KB harus dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada di wilayah miskin, terpencil dan tertinggal serta wilayah nelayan," kata Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty melalui siaran pers di Jakarta, Rabu.

Dia menambahkan, langkah itu juga sebagai perwujudan Nawa Cita, terutama Agenda Prioritas ketiga yakni "membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan".

"Selain itu sesuai dengan agenda prioritas ke lima yaitu 'meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia'," katanya.

Dia juga menambahkan, program Kampung KB dicanangkan pada 14 Januari 2016 oleh Presiden RI Joko Widodo di Cirebon Jawa Barat.

"Hingga kini telah dicanangkan sebanyak 135 Kampung KB yang tersebar di 27 provinsi di seluruh Indonesia," katanya.

Melalui Kampung KB, kata dia, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menggabungkan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait.

Sektor terkait dimaksud di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya dan sektor lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

"Kampung KB memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sebagai upaya mewujudkan keluarga sejahtera yang berkualitas," katanya. (Ant)



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026