
Menkominfo usul 'coding' masuk kurikulum sekolah

Jakarta (ANTARA Lampung) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan agar 'coding', pemahaman bahasa pemrograman komputer, masuk dalam kurikulum untuk pendidikan dasar.
"Awalnya usul masuk SMA, tapi kemudian ke SMK saja, saya sih setuju aja," katanya di Jakarta, Kamis.
Meskipun usulan telah disampaikan, namun terkait masuknya coding dalam kurikulum diserahkan sepenuhnya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Ia mengatakan 'coding' perlu diajarkan mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat. Bahkan di negara tetangga seperti Singapura, menurut dia, coding telah diajarkan kepada siswa di sekolah dasar.
"Coding ini penting, tidak ada dalam kurikulum saja Indonesia punya (SDM) apalagi dimasukkan kurikulum pasti lebih bagus," katanya.
Sebelumnya, Menteri Rudiantara juga mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar negara melakukan pencarian anak yang dianugerahi kemampuan khusus (gifted/jenius).
Menteri mengatakan, negara harus aktif untuk mencari anak-anak jenius tersebut sehingga dapat berguna bagi nusa, bangsa, dan masyarakatnya.
"Karena kita tidak bisa menunggu, bagaimana kita tahu kalau tidak mencari, daripada negara lain mengambil anak-anak kita," katanya.
Pewarta : Muhammad Arief Iskandar
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
