Logo Header Antaranews Lampung

Hari Ini Aksi Demo Hari Tani di Lampung

Selasa, 22 September 2015 08:44 WIB
Image Print

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Lembaga Bantuan Hukum Bandarlampung mendampingi para petani dan warga Provinsi Lampung yang masih menghadapi permasalahan agraria, untuk melakukan aksi demo peringatan Hari Tani 2015 di Bandarlampung, Selasa (22/9).

Koordinator Lapangan Aksi Hari Tani Lampung, Chandra Bangkit Saputra SH dari LBH Bandarlampung, menyatakan, penetapan hari tani itu didasarkan pada hari kelahiran Undang Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria, lebih dikenal dengan UUPA.

Alasannya, UUPA menjadi hari pertanian adalah karena salah satu isi UUPA mengatur tentang ketetapan hukum bagi pelaksanaan redistribusi tanah pertanian (reforma agraria), katanya lagi.

"Ditetapkan kelahiran UUPA sebagai hari tani dengan pemikiran bahwa tanpa peletakan dasar keadilan bagi petani untuk menguasai sumber agraria, seperti tanah, air, dan kekayaan alam, mustahil ada kedaulatan petani," ujarnya lagi.

Hari Tani yang jatuh pada tanggal 24 September ini akan diperingati oleh LBH BandarLampung.

Karena itu, menurut Chandra, LBH Bandarlampung mengadakan rapat koordinasi hari tani yang diikuti oleh semua dampingan yang mempunyai permasalahan agraria, yaitu petani Poncowati Lampung Tengah, FORSIL Bratasena Tulangbawang, masyarakat adat Way Kanan, petani penggarap lahan Kota Baru, Forum Masyarakat Bersatu (FMB) Sawah Brebes, dan Dewan Rakyat Lampung (DRL).

Tujuan rapat koordinasi hari tani adalah untuk terkoordinasi perencanaan dan pelaksanaan aksi memperingati 55 tahun Hari Tani.

Menurut Chandra Bangkit, rapat koordinasi yang dihadiri simpul-simpul dampingan LBH Bandarlampung menghasilkan kesepakatan bahwa siap dilakukan aksi damai pada Selasa ini, pukul 10.00 WIB, dengan estimasi massa sekitar 1.000 orang, dengan titik kumpul di Lapangan Merah Enggal Bandarlampung dan rute menuju bundaran Adipura Bandarlampung.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026