Logo Header Antaranews Lampung

Pelatihan vokasi di 33 desa perkuat pemberdayaan desa

Rabu, 2 September 2026 20:45 WIB
Image Print
Ilustrasi- Para petani yang merupakan tenaga kerja produktif yang ada di desa tengah melakukan panen padi dengan memanfaatkan alsintan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Lampung memang banyak tenaga kerja yang terserap di sektor pertanian, dan ini ada di desa-desa

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung menyatakan adanya pelatihan vokasi di 33 desa memperkuat pemberdayaan ekonomi desa dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Lampung memang banyak tenaga kerja yang terserap di sektor pertanian, dan ini ada di desa-desa. Oleh karena itu Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung melalui Program Desaku Maju membuat program pelatihan vokasi," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung Agus Nompitu di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan bahwa pelatihan vokasi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat pemberdayaan ekonomi desa, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di desa untuk kemajuan desa.

"Tahun 2026 ini pelatihan vokasi dilaksanakan di 33 titik atau desa, diharapkan masyarakat desa bisa memanfaatkan pelatihan ini. Dan ini akan makin diperluas lagi ke depan ke desa-desa lainnya termasuk kelompok strategis selain desa," ucap dia.

Dia menjelaskan sasaran prioritas program tersebut saat ini adalah masyarakat yang berada pada desil satu.

"Mudah-mudahan akan lebih banyak yang ikut dan tergabung dalam program ini, sebab ini bermanfaat dalam meningkatkan nilai tambah, pendapatan masyarakat desa, meningkatkan kualitas hasil pertanian serta mendukung hilirisasi produk pertanian juga di desa karena pelatihan bersertifikat BNSP," tambahnya.

Menurut dia, dengan adanya program tersebut akan membentuk tenaga kerja yang kompeten, dengan adanya peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja di desa.

Diketahui pada 2025 ada sebanyak 928 peserta pelatihan vokasi yang berasal dari 58 desa di Lampung, dengan jenis kejuruan yang dilatih yakni penjelasan dasar peralatan pertanian, instalasi listrik dasar peralatan pertanian, kewirausahaan dasar, strategi pemasaran produk pertanian bagi petani, keamanan dan higienitas pangan untuk UMKM, dan perawatan alat serta mesin pertanian.

Sedangkan di 2026 ini ada 33 desa yang ikut pelatihan vokasi dengan 528 peserta dan jenis kejuruan yang dilaksanakan meliputi penjelasan dasar peralatan pertanian, serta instalasi listrik dasar peralatan pertanian.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026