Rp2 triliun untuk pelabuhan batu bara Tarahan

id batu bara, tongkang, pelabuhan Tarahan

Antrean truk batu bara menuju PLTU Sebalang, Tarahan (ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)

Bandarlampung (Antara Lampung)- Direktur Utama PT Bukit Asam Milawarma mengatakan sebelumnya pelabuhan tersebut hanya dilayani satu dermaga dengan kapasitas sandar 80.000 DWT dan satu buah tongkang dengan kapasitas 10.000 DWT.
        
Dikatakan, dengan peresmian ini maka Pelabuhan Tarahan memiliki tiga dermaga, termasuk dermaga baru dengan kapasitas 210.000 DWT yang dapat beroperasi secara bersamaan.    
   
"Dengan pengembangan pelabuhan ini maka "stock pile" batu bara bisa mencapai satu juta ton," katanya.      
   
Selain peningkatan kapasitas pelabuhan, tambahnya, juga dilakukan penambahan fasilitas alat muat ke kapal mencapai 6.000 ton per jam, sehingga kapal berukuran 210.000 DWT dapat terisi penuh selama kurang dari tiga hari.
        
"Peningkatan kapasitas pelabuhan ini memakan investasi hingga Rp2 triliun," katanya.
        
Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Joko Pramono mengatakan pelabuhan juga memiliki fasilitas pembongkaran batubara dari gerbong kereta api (RCD) sebanyak dua unit dengan kapasitas bongkar dua gerbong sehingga mempercepat proses pembongkaran.
       
Dengan beroperasinya dua RCD itu maka pelabuhan itu dapat melayani pembongkaran batu bara untuk empat rangkaian kereta api pengangkut sekaligus.
       
Batubara dari lokasi tambang Tanjung Enin, Sulawesi Selatan, diangkut ke Pelabuhan Tarahan dengan kereta api sepanjang 60 gerbang untuk setiap rangkaian dan masing-masing gerbong memuat 50 ton batubara.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar