
Jalinsum Lampung Makin Rusak

Bandarlampung (Antara Lampung)- Jalan Lintas Sumatera di wilayah Lampung mulai dari kawasan Panjang Bandarlampung hingga pertigaan Kota Metro Lampung makin rusak, seperti berlubang-lubang dan bergelombang sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan, Sabtu, kerusakan terdapat di banyak titik di Jalinsum ruas Panjang- Rajabasa Bandarlampung, padahal jalan tersebut belum lama dilebarkan dan diaspal ulang.
Jalan yang berlubang-lubang juga terdapat di Jalinsum ruas Rajabasa- Bandara Raden Intel Lampung hingga pertigaan Kota Metro Lampung.
Pengendara, terutama pengemudi motor dan mobil pribadi, harus ekstra hati-hati melintasinya karena jalan berlubang tersebut bisa membahayakan keselamatan mereka.
Sementara itu, Jalinsum Lampung tetap ramai dilintasi tronton dan truk besar yang mengangkut hasil tambang, industri dan hasil bumi, sehingga makin mempercepat kerusakan jalan.
Kondisi jalan rusak itu, misalnya terdapat di titik Jalinsum wilayah Kalibalok, Sukarame, Tanjung Senang, jembatan dekat Unila hingga sejumlah titik lainnya menuju Kota Metro. Sementara jalan bergelombang terdapat di banyak titik mulai dari wilayah Rajabasa hingga Panjang Bandarlampung.
Selain itu, kerusakan juga terjadi di trotoar atau tepi jalan tidak beraspal di sisi Jalinsum itu, karena selalu dijadikan sebagai tempat parkir truk.
Kerusakan trotoar di ruas Jalinsum Panjang- Rajabas Bandarlampung- Metro juga terdapat di banyak titik, seperti di depan RS Imanuel dan perempatan Sukarame.
Berkaitan itu, sejumlah pengguna jalan mengharapkan pemerintah segera memperbaiki jalan rusak tersebut agar tidak semakin besar kerusakannya, dan memberikan tindakan keras kepada pemilik atau pengemudi truk yang mengangkut barang melewati tonasenya untuk memperpanjang masa pakai jalan.
Selain itu, truk dan mobil pribadi harus dilarang parkir di sembarangan tempat, terutama di tempat pemutaran arah kendaraan, dan segera mengaktifkan lampu penerangan jalan di Jalinsum Lampung.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
