Logo Header Antaranews Lampung

Napak Tilas Ryacudu di Waykanan

Minggu, 10 November 2013 11:52 WIB
Image Print
Bupati Bustami Zainudin (paling kanan) didampingi Syamsurya Ryacudu mantan Gubernur Lampung (kedua kanan), salah satu putra Mayjen TNI (Purn) Musanif Ryacudu melepas peserta Napak Tilas Ryacudu (NTR) VII, di Blambanganumpu, Waykanan, Lampung, Minggu

Waykanan, Lampung (ANTARA LAMPUNG) - Sebanyak 117 kelompok dari berbagai elemen kepemudaan, masyarakat, dan pelajar mengikuti Napak Tilas Ryacudu VII yang digelar Pemerintah Kabupaten Waykanan Lampung untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2013.

"Satu kelompok beranggota lima orang," kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Waykanan, Syahrul Munir, di Blambanganumpu, Minggu (10/11).

Napak Tilas Ryacudu merupakan kegiatan tahunan diselenggarakan untuk menghormati jasa pahlawan bangsa, termasuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Musanif Ryacudu, pejuang yang lahir di Mesirilir, Kabupaten Waykanan 28 Februari 1929 dan meninggal 6 Maret 1987.

"Rute napak tilas yang ditempuh sekitar 40 kilometer dimulai dari Monumen Ryacudu dan berakhir di lapangan Kecamatan Baradatu," ujar Syahrul yang juga Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Waykanan itu pula.

Ia menambahkan, hadiah kegiatan itu berupa uang tunai dan door prize. Juara I mendapatkan hadiah Rp5 juta, juara II Rp4 juta, juara III Rp3,5 juta, juara harapan I Rp3 juta, harapan II Rp2 juta, dan harapan III mendapatkan hadiah uang Rp1 juta.

Bupati Waykanan Bustami Zainudin dalam sambutannya menegaskan bahwa masyarakat Waykanan harus bangga terhadap Mayor Jenderal TNI (Purn) Musanif Ryacudu.

"Beliau adalah inspirator dari Waykanan," kata Bupati dalam kegiatan yang memerlukan biaya sekitar Rp178 juta itu pula.

Bustami meminta seluruh peserta napak tilas itu untuk berhati-hati di jalan.

"Jaga kekompakan. Dibuat enjoy, semangat juang yang harus dipikirkan, bukan hadiahnya," kata Bupati yang menegaskan bahwa dewan juri dalam kegiatan itu adalah para profesional.



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026