
Warisan Budaya Di Suriah Hancur

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemimpin lembaga kebudayaan PBB, Selasa (16/7), menyampaikan rasa terkejutnya atas kerusakan yang dialami lokasi Warisan Dunia di Suriah dan kembali menyampaikan seruannya bagi segera diakhirinya kerusakan itu.
Irina Bokova, "Direktur Jenderal Organisasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan PBB (UNESCO), pada Selasa mengatakan ia sangat terkejut dengan berita mengenai kerusakan lebih parah yang dialami warisan budaya di Suriah", kata Martin Nesirky, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, dalam taklimat harian. Irina Bokova "terutama sangat terkejut dengan laporan mengenai kerusakan yang dialami oleh Crac des Chaveliers, satu lokasi Warisan Dunia".
"Bokova menyeru semua pelaku agar segera menghentikan kerusakan dan mendesak semua pihak dalam konflik tersebut agar memelihara lokasi itu, serta semua harta budaya Suriah," kata Nesirky.
Crac des Chevaliers termasuk di antara enam lokasi di Suriah yang belum lama ini dimasukkan ke dalam UNESCO List of World Heritage in Danger, dan dipandang sebagai contoh besar arsitektur yang dilindungi di wilayah tersebut yang dibangun selama antara Abad 11 dan 13.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
