Logo Header Antaranews Lampung

Harga Ikan Melambung

Senin, 20 Mei 2013 08:43 WIB
Image Print
Puluhan nelayan menarik payang atau jaring dari tengah ke laut ke pesisir Teluk Lampung di Desa Sukaraja Bandarlampung.Nelayan tradisional setempat makin sulit mendapatkan ikan akibat pencemaran dan maraknya penggunaan pukat harimau, sementara pesisi

Bandarlampung, (Antara Lampung)- Harga ikan di sejumlah pasar di Bandarlampung pekan ini masih tinggi, sementara hasil tangkapan nelayan setempat cenderung berkurang akibat faktor musim pancaroba yang mulai melanda wilayah perairan Lampung.

Berdasarkan pantauan di pasar ikan di perkampungan nelayan di Desa Sukaraja Telukbetung, Bandarlampung, Senin, hanya sebagian kecil pedagang yang masih berjualan ikan karena pasokannya dari nelayan payang setempat terbatas.

Biasanya di pasar yang berlokasi di pinggiran pantai itu berjualan puluhan pedagang ikan, dan pengunjungnya pun bisa mencapai ratusan orang setiap harinya.

Harga ikan di Desa Sukaraja itu berkisar Rp15.000- Rp35.000/kg, padahal biasanya antara Rp10.000- Rp25.000/kg.

Warga Bandarlampung menyukai belanja ikan di pasar itu karena ikan yang dijual umumnya adalah ikan segar yang baru ditangkap. Dengan kata lain, ikan yang baru ditangkap di laut dengan jaring, langsung dijual di pasar ikan Desa Sukaraja itu.

Namun, sejumlah nelayan payang menyebutkan hasil tangkapan mereka cenderung terus menurun sejak batu bara ditimbun di pinggiran pantai di kawasan itu.

"Sejak ada penimbunan batu bara, hasil tangkapan kami turun terus," kata salah satu nelayan setempat.

Sementara itu, sejumlah pedagang ikan di Pasar Lelang Bandarlampung juga menyebutkan harga ikan tetap bertahan tinggi karena pasokannya dari nelayan berkurang.

"Stok ikan berkurang, harganya tetap tinggi," kata Rosida, salah satu pedagang ikan setempat.

Ia menyebutkan harga ikan berkisar Rp30.000- Rp100.000/kg, seperti selar Rp40.000/kg, kembung sate Rp40.000/kg, kakap merah Rp45.000/kg, tenggiri ukurang kecil Rp45.000/kg, simba Rp40.000/kg, udang berkisar Rp55.000 - Rp85.000/kg, bawal hitam Rp40.000/k, bawal putih Rp100.000/kg, kerapu Rp70.000/kg, rajungan Rp45.000/kg dan ikan teri basah Rp30.000/kg.

Menurut dia, harga ikan masih sulit turun di musim pancaroba, namun kenaikan harganya diyakini tidak akan setinggi harga daging sapi.

Harga daging sapi di pasar itu telah berkisar Rp80.000- Rp98.000/kg.

Sementara itu, harga ikan tawar juga naik tipis, seperti ikan lele yang harganya sekarang telah mencapai Rp23.000/kg, gurame Rp45.000/kg, ikan mas Rp24.000/kg dan patin Rp17.000/kg.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026