Logo Header Antaranews Lampung

Harga Semen Turun

Selasa, 4 Desember 2012 08:06 WIB
Image Print

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga harga bahan bangunan berupa semen di sejumlah toko bangunan di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung kembali turun dari Rp75.000 per sak menjadi Rp65.000 per sak dalam beberapa pekan terakhir.

"Menurunnya harga semen ini karena kurangnya permintaan dari warga sejak dua pekan ini," kata Amir pemilik toko bangunan di Bergen Kecamatan Tanjungsari Lampung Selatan, Selasa.

Menurut dia, harga semen itu sebelumnya memang naik karena permintaan warga untuk membangun rumah meningkat, namun saat ini sudah turun begitu juga dengan pembelian di sejumlah distributor besar dengan harga Rp63.000 per sak.

"Untuk semua merek semen cenderung nyaris sama mungkin perbedaan harga antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per sak," ujar Amir.

Pedagang lainnya, Bawasir mengatakan, harga semen saat ini sudah turun kembali mencapai Rp62.000 per sak yang sebelumnya mencapai Rp75.000 per sak karena permintaan meningkat.

Menurut dia, penurunan pembelian harga semen ini disebabkan karena sejumlah penduduk masih memegang tradisi larangan membangun rumah pada bulan Suro.

"Saat ini tidak ada warga yang membuat rumah kecuali hanya merampungkan bangunan yang sudah ada sebelumnya," ujar dia.

Kemudian, kata dia, kenaikan semen sebelumnya memang berasal dari pusat pembelian langsung di pabrik-pabrik hingga berdampak pada harga di sejumlah pedagang daerah itu.

Sementara itu, sejumlah warga juga mengatakan harga semen itu masih tergolong tinggi dan sangat memberatkan mereka yang akan membangun rumah.

"Beberapa bulan sebelumnya harga semen masih Rp54.000 per sak, jadi jika saat ini Rp65.000 per sak masih tergolong tinggi," kata Arin, salah satu warga.

Ia mengharapkan, harga semen kembali normal dibawah Rp55.000 per sak seperti semula karena untuk membangun rumah semua material sudah mahal apalagi ditambah dengan mahalnya harga semen tersebut.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026