Logo Header Antaranews Lampung

Petugas Sampah Masih Libur

Rabu, 29 Agustus 2012 14:00 WIB
Image Print

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Sejumlah warga di beberapa kelurahan di Kota Bandarlampung, Rabu, mengeluhkan petugas pemungut sampah rumah tangga yang belum bekerja usai Lebaran ini.

Akibat para pemungut sampah di beberapa kelurahan/kecamatan, seperti di Kelurahan Sukarame yang masih libur usai Lebaran, sampah rumah tangga warga masyarakat yang dibuang usai Idul Fitri 1433 Hijriah lebih sepekan lalu, hingga kini belum terangkut dan masih teronggok di rumah masing-masing.

Beberapa warga mempertanyakan kinerja petugas pemungut sampah yang dikelola kelurahan dan kecamatan setempat, padahal iuran wajib rutin bulanan selalu dibayarkan dan diberikan tepat waktu.

"Bagaimana sampah tidak bertumpuk dan berserakan dengan bau menyengat kemana-mana, kalau petugas pemungut sampahnya masih belum kerja sampai hari ini," kata Ny Ana, salah satu ibu rumah tangga warga Sukarame itu pula.

Keluhan serupa diungkapkan warga lainnya yang rutin membayar iuran retribusi pemungutan sampah setiap bulannya itu pula.

Karena itu, menurut beberapa warga, sejumlah warga berusaha membuang sendiri sampah yang sudah bertumpuk ke beberapa tempat pembuangan yang memungkinkan.

Padahal saat ini, sudah tidak ada lagi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di daerah ini, sehingga sampah tersebut bisa dibuang di sembarang tempat umum terutama lahan kosong atau kebun milik warga setempat.

Kota Bandarlampung pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Juni 2012 lalu, mendapatkan predikat sebagai salah satu kota terkotor di Indonesia.

Padahal, sebelumnya Kota Bandarlampung pernah meraih penghargaan Adipura sebagai kota terbersih, bahkan pernah meraih Adipura Kencana, sehingga dijadikan tugu di tengah kota ini (Tugu Adipura Kencana).

Tapi penghargaan kota terbersih itu kini lepas, bahkan justru sebaliknya kota ini malah meraih predikat sebagai salah satu kota terkotor di Indonesia.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026