Logo Header Antaranews Lampung

Petani Pubian Lampung Tengah Harapkan Bibit Ikan

Minggu, 26 Februari 2012 01:03 WIB
Image Print
Kolam ikan milik petani di Provinsi Lampung. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun).
Sekarang ini warga yang memiliki pekarangan yang luas banyak yang membuat kolam di dekat ruma."

Pubian, Lampung Tengah, (ANTARA LAMPUNG) - Para petani beberapa desa di Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, mengharapkan pemerintah melalui instansi terkait membantu benih ikan untuk mendukung budidaya perikanan darat guna menambah penghasilan mereka.

"Warga petani di sini semakin gemar membudidayakan berbagai jenis ikan, antara lain ikan lele, emas, dan gurami, tapi kendalanya modal terutama benih," kata Kepala Desa (Kades) Kotabatu, Pubian, Lampung Tengah, Suwarno, di Kotabatu.

Kades dua periode di desa yang masih tertinggal sekitar 100 Km Barat Laut Kota Bandarlampung itu menjelaskan bahwa saat ini banyak warganya yang memiliki pekarangan atau lahan yang cukup membuat kolam-kolam ikan.

"Sekarang ini warga yang memiliki pekarangan yang luas banyak yang membuat kolam di dekat rumah, selain yang sudah punya lahan sawah yang cocok dijadikan kolam ikan," katanya.

Suwarno menambahkan, jika bisa mendapat bantuan benih, maka diyakini para petani setempat bisa mendapatkan penghasilan tambahan di samping mengolah sawah dan kebun.

Hal yang sama dikemukakan Sekretaris Desa (Sekdes) Kotabatu, Saipul, yang mengatakan, sejak musim penghujan belakangan ini gairah petani setempat kembali bangkit memelihara ikan di kolam untuk menambah pendapatan.

"Sekarang ini banyak warga yang gemar memelihara ikan lele, karena dalam waktu sekitar tiga bulan sudah bisa panen," katanya.

Hasil panen ikan lele itu, kata Saipul lebih lanjut, cukup lumayan, yakni pada posisi akhir Februari 2012 ini harganya sekitar Rp12.000/Kg.

Namun, kata Saipul lagi, kendala budidaya ikan dalam kolam ini selain benih juga pakan, serta ketersediaan air, karena jika musim kemarau tiba debit air biasanya menyusut bahkan ada kolam yang kering.

Baik Suwarno maupun Saipul mengharapkan Pemerintah melalui Dinas Perikanan bisa membantu benih ikan kepada warganya tersebut.

"Di sini lahan yang sudah dijadikan kolam ikan saja sudah bisa mencapai 10 Hekatere," kata Warno.

Desa Kotabatu, meski masih tertinggal dan kondisi jalan akses ke kota kecamatan dan kabupaten masih banyak rusak, namun memiliki banyak potensi sekonomi yang sudah bisa menunjang ekonomi Kabupaten Lampuung Tengah dan Provinsi Lampung.

Desa itu selama ini juga menjadi penghasil padi/gabah/beras, jagung, palawija, kopi, coklat, kelapa, buah-buahan antara lain pisang, juga ikan. (ant)



Pewarta :
Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026