
Dua Orang Tewas Akibat Tabrakan Maut

Tabrakan tersebut terjadi karena supir kehilangan kendali sehingga tidak dapat menghindari terjadinya kecelakaan itu,"
Waykanan (ANTARA Lampung) - Dua orang tewas akibat tabrakan maut antara bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Muara Dua Indah dan Muara Dua Ekpres di Kampung Cugah, Kecamatan baradatu, Kabupaten Waykanan, Lampung.
Sebanyak 22 orang luka ringan serta empat lainnya luka berat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ZA Pagar Alam Waykanan.
"Satu dari dua orang yang meninggal bernama Suparjin (52), warga Tanjungkarang. Sementara satu korban lainnya adalah seorang perempuan hingga saat ini belum diketahui identitasnya, tetapi keduanya merupakan penumpang bus naas Muara Dua Indah," terang Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Waykanan AKP M Resa CAS mewakili Kapolres AKBP Agus Prianto, di Blambanganumpu, Waykanan, Jumat malam.
Kecelakaan antara bus Muara Dua Indah bernomor polisi BG 3869 FA yang dikendarai Ahmad (51) dan Muara Dua Ekpres bernomor polisi BG 7082 V yang dikendarai Hasmedinata (42) terjadi sekitar pukul 14.50 WIB di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di Kampung Cugah, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan.
"Bus Muara Dua Ekspres mengarah ke Jakarta adapun bus Muara Dua Indah jurusan Jakarta-OKU Selatan mengarah ke OKU Selatan masing-masing berpenumpang 14 orang termasuk supir dan kondekturnya," jelas dia.
Kejadian tersebut terjadi, lanjutnya, ketika bus Muara Dua Indah berusaha mendahului mobil pick up di depannya dan pada saat bersamaan bus Muara Dua Ekspres dari arah yang berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat dihindari lagi dan terjadilah kecelakaan itu.
"Tabrakan tersebut terjadi karena supir kehilangan kendali sehingga tidak dapat menghindari terjadinya kecelakaan itu," terang dia.
Ia menegaskan, ke dua pengemudi yang masih menjalani perawatan di RSUD ZA Pagar Alam itu akan ditahan di Polres Waykanan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku karena telah menghilangkan nyawa seseorang.
(ANTARA/Gatot Arifianto)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
