Tanggamus (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung memastikan wilayahnya terbebas dari penyakit malaria, terbukti sejak Januari hingga Juli 2025 tidak ada kasus penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Taufik Hidayat, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa mengatakan, meskipun kasus malaria sudah tidak terjadi, upaya pencegahan tetap terus dilakukan oleh petugas.

"Petugas kesehatan dari Puskesmas maupun rumah sakit telah memastikan bahwa dari Januari hingga Juli tahun 2025, Kabupaten Tanggamus terbebas dari penyakit malaria atau tidak ada kasus malaria yang menyerang masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan warga untuk tetap menjaga pola hidup yang baik, terutama kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya.

“Dengan gencar melakukan sosialisasi dan pengendalian lingkungan Dinkes Tanggamus bisa mempertahankan status daerah eliminasi malaria," ujarnya.

Menurut dia, dengan melibatkan petugas seluruh puskesmas dalam melakukan promosi kesehatan sebagai bentuk pengendalian kasus, kasus malaria dapat terkendali.

Maka dari itu, dirinya mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari timbulnya sarang nyamuk.

"Petugas memberikan penanganan medis terhadap masyarakat yang terpapar malaria serta meminta masyarakat mengonsumsi obat pencegahan malaria saat berkunjung ke daerah endemik. Segera lakukan pengobatan atau tata laksana kasus bila ditemukan kasus malaria,” ucapnya.

Menurutnya, penyakit malaria adalah salah satu penyakit yang mematikan di dunia, dan banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia.

Ia menjelaskan, malaria disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, yang beredar pada petang sampai pagi hari. Parasit ini akan menetap di organ hati, berkembang biak, kemudian menyerang sel-sel darah merah.


Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026