Kementerian Kelautan dan Perikanan sebut nelayan adalah pahlawan pangan
Senin, 1 April 2024 21:27 WIB
Kegiatan Hari Bakti Nelayan bersama anggota Komisi IV DPR RI Alimin Abdulah di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, Senin (1/4/2024). ANTARA/Muklasin.
Lampung Timur (ANTARA) - Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu Direktorat Jendral Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Parlinggoman Tampubolon mengatakan nelayan merupakan pahlawan pangan karena telah berkontribusi pada penyediaan pangan nasional.
"KKP RI melaksanakan Hari Bakti Nelayan sebagai apresiasi terhadap nelayan, karena nelayan adalah pejuang dan pahlawan pangan," ujarnya pada acara Hari Bakti Nelayan di Lampung Timur, Senin (1/4).
Dalam kegiatan bersama anggota Komisi IV DPR RI Alimin Abdulah di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Parlinggoman Tampubolon mengatakan nelayan layak mendapat apresiasi karena telah berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
"Melalui kegiatan Bakti Nelayan ini kita berikan apresiasi, bentuknya apresiasi untuk hari ini diberikan berupa sembako. Jangan dinilai kecil, tapi ini bentuk kepedulian kementerian perikanan terhadap nelayan," sebutnya.
Pada kegiatan tersebut, Parlinggoman Tampubolon turut mengajak nelayan menyukseskan program Ekonomi Biru yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan melindungi ekosistem laut.
Program Ekonomi Biru meliputi lima kebijakan strategis, antara lain kebijakan penambahan kawasan konservasi. "Kita jaga wilayah konservasi terumbu karang, wilayah mangrove, karena di situ tempat pemijahan sumberdaya ikan," ujarnya.
Kemudian, kebijakan penangkapan ikan terukur. Melalui kebijakan ini nelayan diharapkan dapat melakukan penangkapan ikan secara terkendali, dan terukur untuk menjamin adanya daya dukung lingkungan.
"Ke depan kita menangkap ikan sesuai kuota yang diberikan," jelasnya.
Selanjutnya, kebijakan itu juga mencakup pengembangan ikan berkelanjutan, pengembangan wilayah pesisir dan terakhir, penanganan sampah di laut.
"Kami imbau nelayan jangan buang sampah di laut, dan yang di darat, jangan buang sampah di sungai," pintanya.
Camat Labuhan Maringgai Hendri Gunawan menyatakan terima kasih kepada anggota Komisi IV DPR RI Alimin Abdulah, dan pemerintah yang bersinergi dalam memajukan nelayan di wilayah Labuhan Maringgai.
Menurut dia, berbagai program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam setahun ini banyak memberikan manfaat kepada masyarakat nelayan di daerahnya.
Turut hadir, dalam peringatan Hari Bakti Nelayan tersebut, Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya, Kabid Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Lampung Timur Ira Dwi Mutiara, Edy Bisri Staf Ahli DPR RI Alimin Abdulah, dan puluhan nelayan Desa Margasari.
"KKP RI melaksanakan Hari Bakti Nelayan sebagai apresiasi terhadap nelayan, karena nelayan adalah pejuang dan pahlawan pangan," ujarnya pada acara Hari Bakti Nelayan di Lampung Timur, Senin (1/4).
Dalam kegiatan bersama anggota Komisi IV DPR RI Alimin Abdulah di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Parlinggoman Tampubolon mengatakan nelayan layak mendapat apresiasi karena telah berkontribusi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
"Melalui kegiatan Bakti Nelayan ini kita berikan apresiasi, bentuknya apresiasi untuk hari ini diberikan berupa sembako. Jangan dinilai kecil, tapi ini bentuk kepedulian kementerian perikanan terhadap nelayan," sebutnya.
Pada kegiatan tersebut, Parlinggoman Tampubolon turut mengajak nelayan menyukseskan program Ekonomi Biru yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan melindungi ekosistem laut.
Program Ekonomi Biru meliputi lima kebijakan strategis, antara lain kebijakan penambahan kawasan konservasi. "Kita jaga wilayah konservasi terumbu karang, wilayah mangrove, karena di situ tempat pemijahan sumberdaya ikan," ujarnya.
Kemudian, kebijakan penangkapan ikan terukur. Melalui kebijakan ini nelayan diharapkan dapat melakukan penangkapan ikan secara terkendali, dan terukur untuk menjamin adanya daya dukung lingkungan.
"Ke depan kita menangkap ikan sesuai kuota yang diberikan," jelasnya.
Selanjutnya, kebijakan itu juga mencakup pengembangan ikan berkelanjutan, pengembangan wilayah pesisir dan terakhir, penanganan sampah di laut.
"Kami imbau nelayan jangan buang sampah di laut, dan yang di darat, jangan buang sampah di sungai," pintanya.
Camat Labuhan Maringgai Hendri Gunawan menyatakan terima kasih kepada anggota Komisi IV DPR RI Alimin Abdulah, dan pemerintah yang bersinergi dalam memajukan nelayan di wilayah Labuhan Maringgai.
Menurut dia, berbagai program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam setahun ini banyak memberikan manfaat kepada masyarakat nelayan di daerahnya.
Turut hadir, dalam peringatan Hari Bakti Nelayan tersebut, Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya, Kabid Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Lampung Timur Ira Dwi Mutiara, Edy Bisri Staf Ahli DPR RI Alimin Abdulah, dan puluhan nelayan Desa Margasari.
Pewarta : Muklasin
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR soroti kendala infrastruktur dan konektivitas dalam RDP Kemenpar
03 April 2026 13:54 WIB
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
Lampung Timur gelar FGD penanggulangan kemiskinan, Bupati tekankan aksi nyata dan inovasi
15 April 2026 10:53 WIB
Lampung Timur borong empat penghargaan bergengsi di ajang TOP BUMD Awards 2026
15 April 2026 10:50 WIB
Tim SAR gabungan evakuasi nelayan hilang di laut sekitar PGN Pertamina Lampung Timur
06 April 2026 10:01 WIB
Bupati Lampung Timur mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat
20 March 2026 23:53 WIB