Jakarta (ANTARA) - Telkomsel mengumumkan kemitraan strategis dengan Google untuk menghadirkan layanan Rich Communication Services (RCS) dengan Rich Business Messaging (RBM) inovatif yang bertujuan meningkatkan pengalaman komunikasi pelanggan dan menyajikan solusi pesan singkat yang lebih canggih dan kaya akan fitur, serta didukung oleh infrastruktur jaringan terdepan dan terluas Telkomsel di Indonesia, di Jakarta, Senin. 

Sebagai standar layanan komunikasi seluler terkini, RCS memungkinkan pelanggan Telkomsel untuk meningkatkan layanan Short Messaging Service (SMS) dengan tingkat interaktivitas yang lebih tinggi, berbagi konten multimedia berkualitas tinggi, serta berpartisipasi dalam obrolan grup yang lebih dinamis. Layanan ini juga mencakup dukungan penuh untuk tanda terima telah dibaca dan indikator pengetikan. 

"Kolaborasi dengan Google untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui kehadiran layanan RCS dengan RBM merupakan langkah yang sejalan dengan semangat "Pasti Ada Solusi" dan menjadi wujud komitmen kami untuk menyediakan solusi khusus melalui teknologi terkini kepada para pelanggan bisnis di Indonesia," kata Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam.

Wong juga menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut mencerminkan visi Telkomsel untuk terus memimpin inovasi transformasi digital di industri telekomunikasi Indonesia dan menciptakan nilai tambah yang berdampak positif secara inklusif dan berkelanjutan bagi ratusan juta pelanggan perusahaan. Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Telkomsel dan Google untuk pengembangan Rich Communication Services (RCS) dengan Rich Business Messaging (RBM) inovatif di Jakarta, Senin (29/1). (ANTARA/Ahmad Faishal)

Pelaku bisnis dapat menggunakan semua fitur komunikasi canggih yang disediakan dalam RCS untuk menyampaikan RBM kepada pelanggan dengan use case spesifik sesuai kebutuhan mereka. Layanan RBM akan tersedia untuk pelanggan Telkomsel di Indonesia dan bagi pelanggan pemegang saham Telkomsel, Singtel, di Singapura dengan mempertimbangkan ketersediaan perangkat yang sudah mendukung teknologi ini. Di masa depan, pelanggan akan dapat menikmati lebih banyak fitur dan manfaat seiring dengan perkembangan layanan RCS yang berkelanjutan.

Sementara itu Vice President of Digitalisation, Products, and Partnerships of Singtel Singapore Terence Lai Tuck Leong menyatakan bahwa pihaknya selalu mencari platform dan layanan baru inovatif yang dapat membantu perusahaan meningkatkan kinerja bisnis dan interaksi dengan pelanggan.

"Dengan platform ini, kami membuka peluang bagi bisnis dari berbagai ukuran dan sektor untuk menjangkau sejumlah besar pelanggan Android yang terus berkembang, menawarkan solusi dan layanan mereka, serta melayani mereka dengan lebih baik," tutur dia.

Sedangkan Director, Android & Business Communication Product Partnerships, International Google Jason Choy mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi kerja sama dengan Telkomsel untuk membawa layanan RCS kepada para pengguna di Indonesia.
 
"Dengan pengalaman Telkomsel yang sudah lebih dari 28 tahun di pasar Indonesia, kami yakin bahwa Telkomsel memiliki kredibilitas untuk menyediakan solusi telekomunikasi yang andal kepada para pelaku bisnis, termasuk dukungan untuk RCS. Kami berharap layanan ini dapat mendukung transformasi digital di berbagai jenis bisnis serta membuka peluang baru bagi inovasi bisnis di masa depan," papar Jason.

Sejak 2016, Telkomsel telah menyatakan dukungannya terhadap Global System for Mobile Communications Association (GSMA) dalam mendorong adopsi RCS yaitu kemampuan Profil Universal (UP) RCS dari GSMA untuk menyediakan layanan pesan terbuka, konsisten, dan global di seluruh jaringan dan perangkat.

Terkait hal itu, Head of APAC GSMA Julian Gorman menuturkan bahwa pihaknya menyambut baik kemitraan antara Telkomsel dan Google serta manfaat yang dapat diberikannya kepada perusahaan di Asia. Pengguna ponsel dan industri, Julian menambahkan, dapat sangat diuntungkan dari standar universal dan interoperabel, seperti RCS, dalam hal teknologi seluler.

"Kemitraan ini mendukung dan mendorong persaingan pasar yang sehat dan inovasi. Profil Universal (UP) RCS dari GSMA akan bermanfaat baik untuk pengguna bisnis maupun konsumen dengan menyederhanakan interoperabilitas dan memungkinkan produsen perangkat dan penyedia sistem operasi untuk mengembangkan skala, memberikan pengalaman pesan yang lebih kaya dan konsisten bagi pengguna tanpa memandang perangkat atau jaringan," ujarnya.
 

Pewarta : Ahmad Faishal Adnan
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2024