Bawaslu Jateng dalami video Pj Gubernur Jateng sambut Prabowo
Jumat, 22 Desember 2023 12:43 WIB
Bawaslu Jawa Tengah menggelar kegiatan Pencegahan Pelanggaran Kampanye dan Pengawasan Konten Internet di Semarang, Jumat (8/12/2023). (ANTARA/Wisnu Adhi)
Semarang (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah mendalami video rekaman Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana menyambut Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang viral di media sosial.
“Kami akan melakukan penelusuran bersama dengan Bawaslu Kota Semarang," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng Achmad Husain di Semarang, Jumat.
Menurut dia, Bawaslu Jateng belum bisa memastikan apakah ada pelanggaran dalam peristiwa itu karena masih ada beberapa proses yang harus dilakukan secara lebih lanjut.
"Adanya pelanggaran atau tidak bisa diketahui setelah dilakukan berbagai proses dalam penanganan kasus tersebut," ujarnya.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana saat dikonfirmasi menyebut potongan video rekaman penyambutan dirinya terhadap Prabowo Subianto, yang viral di media sosial, terlalu dipolitisasi.
“Terkait video viral itu, jadi memang saya waktu itu kan, itu pelaksanaannya udah dua atau tiga minggu yang lalu. Kami memang jemput Pak Prabowo, kapasitas beliau adalah Menhan. Jadi yang memberikan penilaian-penilaian tersebut terlalu dipolitisir,” katanya.
Dalam rekaman video tersebut, Nana terlihat berdiri di antara tim pemenangan Prabowo di antaranya, Ketua Tim Kampanye Daerah Jateng Prabowo-Gibran, Kukrit Suryo Wicaksono, termasuk petinggi Partai Gerindra seperti Sekjen Ahmad Muzani dan Andre Rosiade yang merupakan anggota Dewan Pembina.
Diketahui lokasi video rekaman itu adalah Lanumad Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (9/12), dimana saat itu di Stadion Jatidiri Semarang digelar acara HUT Ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dihadiri sejumlah tokoh seperti Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden Joko Widodo, serta Capres Prabowo Subianto.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bawaslu Jateng dalami video Pj Gubernur Jateng sambut Prabowo Subianto
“Kami akan melakukan penelusuran bersama dengan Bawaslu Kota Semarang," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng Achmad Husain di Semarang, Jumat.
Menurut dia, Bawaslu Jateng belum bisa memastikan apakah ada pelanggaran dalam peristiwa itu karena masih ada beberapa proses yang harus dilakukan secara lebih lanjut.
"Adanya pelanggaran atau tidak bisa diketahui setelah dilakukan berbagai proses dalam penanganan kasus tersebut," ujarnya.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana saat dikonfirmasi menyebut potongan video rekaman penyambutan dirinya terhadap Prabowo Subianto, yang viral di media sosial, terlalu dipolitisasi.
“Terkait video viral itu, jadi memang saya waktu itu kan, itu pelaksanaannya udah dua atau tiga minggu yang lalu. Kami memang jemput Pak Prabowo, kapasitas beliau adalah Menhan. Jadi yang memberikan penilaian-penilaian tersebut terlalu dipolitisir,” katanya.
Dalam rekaman video tersebut, Nana terlihat berdiri di antara tim pemenangan Prabowo di antaranya, Ketua Tim Kampanye Daerah Jateng Prabowo-Gibran, Kukrit Suryo Wicaksono, termasuk petinggi Partai Gerindra seperti Sekjen Ahmad Muzani dan Andre Rosiade yang merupakan anggota Dewan Pembina.
Diketahui lokasi video rekaman itu adalah Lanumad Ahmad Yani Semarang pada Sabtu (9/12), dimana saat itu di Stadion Jatidiri Semarang digelar acara HUT Ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dihadiri sejumlah tokoh seperti Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden Joko Widodo, serta Capres Prabowo Subianto.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bawaslu Jateng dalami video Pj Gubernur Jateng sambut Prabowo Subianto
Pewarta : Wisnu Adhi Nugroho
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kepri, Jateng, Lampung dan Malut siap gali potensi produk untuk pasar internasional
15 June 2025 11:18 WIB
Terpopuler - Pemilu
Lihat Juga
Terkait kebocoran DPT Pemilu 2024, Ketua KPU disidang kode etik di DKPP
28 February 2024 13:13 WIB, 2024
Petugas panwas distrik hilang di Papua Tengah, Bawaslu: Kami berharap ditemukan
27 February 2024 17:09 WIB, 2024
Kata pengamat, hak angket hanya membuktikan DPR bekerja untuk rakyat
27 February 2024 14:40 WIB, 2024
Gibran belum ingin ungkap kementerian baru bidangi makan siang gratis
26 February 2024 12:02 WIB, 2024