2.500 pekerja migran rayakan Hari Migran Internasional di Lampung Timur
Senin, 18 Desember 2023 18:44 WIB
Para pekerja migran Indonesia merayakan Hari Migran Internasional di Kabupaten Lampung Timur, Senin (18/12/2023). ANTARA/Ruth Intan Sozometa.
Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 2.500 orang pekerja migran Indonesia (PMI) merayakan Hari Migran Internasional di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
"Setiap 18 Desember pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memperingati Hari Migran Internasional, dan pada tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur," ujar Plt Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang, di Lampung Timur, Senin.
Ia mengatakan peringatan Hari Migran Internasional tersebut dihadiri oleh sekitar 2.500 pekerja migran Indonesia.
"Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, kalau yang datang secara langsung 2.500 orang PMI, dan ada 12 perwakilan di negara penempatan yang hadir secara daring, seperti dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea Selatan dan berbagai perwakilan lainnya," katanya.
Dia menjelaskan, dengan tema "PMI kreatif berdaya, keluarga sejahtera, Indonesia Jaya" diharapkan adanya peningkatan peluang kerja di luar negeri di sektor formal setelah pandemi COVID-19. Semua pihak bisa menyiapkan pekerja yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing yang tinggi.
"Dengan adanya hal tersebut dan ditambah dengan adanya penempatan yang baik sesuai dengan kompetensi akan berdampak pada penghasilan yang menunjang kesejahteraan keluarga para PMI," ucapnya.
Menurut dia, dengan kehadiran 2.500 orang PMI dalam peringatan Hari Migran Internasional dapat semakin memperkuat perlindungan pekerja migran di daerah.
"Lampung Timur ini menjadi kabupaten nomor lima secara nasional yang merupakan basis PMI. Dan Provinsi Lampung pun jadi provinsi kelima kantong PMI setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Jadi dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini," tambahnya.
Tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan itu disampaikan oleh salah seorang PMI asal Kabupaten Tulang Bawang, Dini Andriati.
"Dengan adanya perayaan Hari Migran Internasional di Lampung Timur ini diharapkan para PMI di Lampung bisa terus mendapatkan perhatian untuk meningkatkan kemampuan," kata Dini.
Ia berharap PMI yang bekerja di luar negeri bisa memiliki daya saing yang mumpuni sehingga saat kembali ke daerahnya bisa menularkan kemampuan di desanya.
"Ketika pergi ke luar negeri ini hanya mencari modal, saat sudah punya kemampuan dan modal yang cukup maka akan membuat usaha di desa," ucapnya.
"Setiap 18 Desember pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memperingati Hari Migran Internasional, dan pada tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur," ujar Plt Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang, di Lampung Timur, Senin.
Ia mengatakan peringatan Hari Migran Internasional tersebut dihadiri oleh sekitar 2.500 pekerja migran Indonesia.
"Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, kalau yang datang secara langsung 2.500 orang PMI, dan ada 12 perwakilan di negara penempatan yang hadir secara daring, seperti dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea Selatan dan berbagai perwakilan lainnya," katanya.
Dia menjelaskan, dengan tema "PMI kreatif berdaya, keluarga sejahtera, Indonesia Jaya" diharapkan adanya peningkatan peluang kerja di luar negeri di sektor formal setelah pandemi COVID-19. Semua pihak bisa menyiapkan pekerja yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing yang tinggi.
"Dengan adanya hal tersebut dan ditambah dengan adanya penempatan yang baik sesuai dengan kompetensi akan berdampak pada penghasilan yang menunjang kesejahteraan keluarga para PMI," ucapnya.
Menurut dia, dengan kehadiran 2.500 orang PMI dalam peringatan Hari Migran Internasional dapat semakin memperkuat perlindungan pekerja migran di daerah.
"Lampung Timur ini menjadi kabupaten nomor lima secara nasional yang merupakan basis PMI. Dan Provinsi Lampung pun jadi provinsi kelima kantong PMI setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Jadi dipilih sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini," tambahnya.
Tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan itu disampaikan oleh salah seorang PMI asal Kabupaten Tulang Bawang, Dini Andriati.
"Dengan adanya perayaan Hari Migran Internasional di Lampung Timur ini diharapkan para PMI di Lampung bisa terus mendapatkan perhatian untuk meningkatkan kemampuan," kata Dini.
Ia berharap PMI yang bekerja di luar negeri bisa memiliki daya saing yang mumpuni sehingga saat kembali ke daerahnya bisa menularkan kemampuan di desanya.
"Ketika pergi ke luar negeri ini hanya mencari modal, saat sudah punya kemampuan dan modal yang cukup maka akan membuat usaha di desa," ucapnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP3MI Lampung tekankan perangkat desa untuk dibekali pemahaman terkait PMI
26 September 2025 14:56 WIB
Musda IJTI Lampung hadirkan Seminar Migran Vokasi, dorong tenaga kerja berdaya saing
04 September 2025 6:44 WIB
Menteri P2MI sebut peluang kerja luar negeri bidang teknik capai 5.722 lowongan
30 July 2025 20:29 WIB
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
Bupati Lamtim berterima kasih kepada Presiden atas pembangunan Jembatan Way Bungur
05 February 2026 23:42 WIB
Mahasiswa KKN Itera ubah air payau jadi layak konsumsi di Desa Sukorahayu
03 February 2026 16:31 WIB
Tanggapi video viral, Bupati Lamtim pastikan Jembatan Merah Putih segera dibangun
01 February 2026 21:56 WIB