Harga CPO naik Rp151 per kilogram di Jambi
Minggu, 12 November 2023 6:01 WIB
Tandan Buah Segar (TBS) di Jambi.(ANTARA/Nanang Mairiadi)
Jambi (ANTARA) - Tim Perumus Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Provinsi Jambi menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) untuk periode 10-16 November 2023, naik Rp151 per kilogram dari Rp10.725 menjadi Rp10.876 per kilogram.
“Selain CPO, tim juga menyepakati harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit umur 10-20 tahun naik tipis Rp23 per kilogram dari Rp2.371 menjadi Rp2.394 per kilogram sedang inti sawit turun Rp86 per kilogram dari Rp4.809 jadi Rp4.723 per kilogram," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal di Jambi, Sabtu.
Harga TBS ini adalah harga yang diperuntukkan bagi petani yang telah jadi mitra dari perusahaan pengolahan sawit dimana Pemerintah Provinsi Jambi membentuk perpanjangan tangan lewat satgas harga TBS kelapa sawit yang ada di daerah.
Berikut informasi selengkapnya harga TBS di Jambi untuk TBS usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp1.892per kilogram, usia tanam empat tahun Rp1.998 per kilogram, usia tanam lima tahun Rp2.092 per kilogram, usia tanam enam tahun Rp2.180 per kilogram dan usia tanam tujuh tahun Rp2.236 per kilogram.
Kemudian untuk usia tanam delapan tahun senilai Rp2.281 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp2.327 per kilogram, usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp2.394 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp2.319 per kilogram dan di atas 25 tahun Rp2.206 per kilogram.
Naikknya harga TBS dan CPO tersebut diketahui berdasarkan hasil rapat penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit, yang merupakan kesepakatan tim perumus dalam rapat yang dihadiri para pengusaha, koperasi dan kelompok tani sawit yang berdasarkan Peraturan Menteri dan Peraturan Gubernur.
Harga TBS bervariasi tergantung dengan usia masa tanam yang beragam. Kemudian harga ini juga berlaku untuk petani sawit yang telah bermitra dengan pabrik sawit.
Untuk menjaga kestabilan harga TBS di Jambi, pemerintah menyarankan seluruh kabupaten agar membuat tim pemantau harga kepala sawit di daerahnya masing-masing.
“Selain CPO, tim juga menyepakati harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit umur 10-20 tahun naik tipis Rp23 per kilogram dari Rp2.371 menjadi Rp2.394 per kilogram sedang inti sawit turun Rp86 per kilogram dari Rp4.809 jadi Rp4.723 per kilogram," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal di Jambi, Sabtu.
Harga TBS ini adalah harga yang diperuntukkan bagi petani yang telah jadi mitra dari perusahaan pengolahan sawit dimana Pemerintah Provinsi Jambi membentuk perpanjangan tangan lewat satgas harga TBS kelapa sawit yang ada di daerah.
Berikut informasi selengkapnya harga TBS di Jambi untuk TBS usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp1.892per kilogram, usia tanam empat tahun Rp1.998 per kilogram, usia tanam lima tahun Rp2.092 per kilogram, usia tanam enam tahun Rp2.180 per kilogram dan usia tanam tujuh tahun Rp2.236 per kilogram.
Kemudian untuk usia tanam delapan tahun senilai Rp2.281 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp2.327 per kilogram, usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp2.394 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp2.319 per kilogram dan di atas 25 tahun Rp2.206 per kilogram.
Naikknya harga TBS dan CPO tersebut diketahui berdasarkan hasil rapat penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit, yang merupakan kesepakatan tim perumus dalam rapat yang dihadiri para pengusaha, koperasi dan kelompok tani sawit yang berdasarkan Peraturan Menteri dan Peraturan Gubernur.
Harga TBS bervariasi tergantung dengan usia masa tanam yang beragam. Kemudian harga ini juga berlaku untuk petani sawit yang telah bermitra dengan pabrik sawit.
Untuk menjaga kestabilan harga TBS di Jambi, pemerintah menyarankan seluruh kabupaten agar membuat tim pemantau harga kepala sawit di daerahnya masing-masing.
Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia menang di WTO, Airlangga: Bukti biodiesel CPO diakui dunia
17 January 2025 16:32 WIB, 2025
Investor akan bangun pelabuhan CPO di Mukomuko dengan investasi Rp500 miliar
27 February 2024 16:45 WIB, 2024
Terpopuler - Info Usaha
Lihat Juga
Mentan copot 192 pejabat dan 2.300 distributor pupuk yang ganggu produksi pertanian
07 January 2026 21:47 WIB