Pemkab Tanggamus terus antisipasi merebaknya wabah LSD pada sapi
Selasa, 16 Mei 2023 14:49 WIB
Ilustrasi, hewan ternak sapi. ANTARA/Riadi Gunawan
Tanggamus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, provinsi Lampung, terus memperketat dan mengantisipasi merebaknya wabah Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol pada hewan ternak sapi di daerah ini.
"Kami terus mengantisipasi merebaknya wabah LSD atau penyakit kulit berbenjol terutama pada hewan ternak sapi di Tanggamus ini, melihat sekarang di daerah-daerah tetangga sudah mulai ada yang terpapar," kata Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanggamus, Ari Priyanto, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa.
Ia pula mengatakan, penyakit LSD tersebut adalah penyakit menular pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease virus.
Dia menambahkan, pihaknya akan terus mengantisipasi merebaknya wabah tersebut dengan memperketat masuknya hewan ternak sapi dari luar daerah.
"Kami akan terus Perketat lalu lintas perdagangan hewan ternak dari luar Tanggamus," kata dia.
Ari mengatakan, hingga saat ini Kabupaten Tanggamus, untuk penyakit LSD pada hewan ternak belum ada yang terpapar.
"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang terkena penyakit LSD itu, dan mudah-mudahan jangan sampai ada ternak sapi warga yang terpapar," katanya pula.
Sementara itu untuk dia pula mengatakan, Kementerian Pertanian sudah memberikan atensi serius agar setiap daerah dapat mengantisipasi merebaknya wabah LSD pada sapi.
Wabah LSD tidak menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Akan tetapi wabah ini sangat cepat menyebar ke sapi yang lain apabila ada satu sapi yang terjangkiti wabah tersebut.
Oleh karena itu ia juga mengimbau kepada teternak di Tanggamus untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan kandang, agar nyamuk tidak masuk dan menyerang ternak.
"Kami terus mengantisipasi merebaknya wabah LSD atau penyakit kulit berbenjol terutama pada hewan ternak sapi di Tanggamus ini, melihat sekarang di daerah-daerah tetangga sudah mulai ada yang terpapar," kata Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanggamus, Ari Priyanto, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa.
Ia pula mengatakan, penyakit LSD tersebut adalah penyakit menular pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease virus.
Dia menambahkan, pihaknya akan terus mengantisipasi merebaknya wabah tersebut dengan memperketat masuknya hewan ternak sapi dari luar daerah.
"Kami akan terus Perketat lalu lintas perdagangan hewan ternak dari luar Tanggamus," kata dia.
Ari mengatakan, hingga saat ini Kabupaten Tanggamus, untuk penyakit LSD pada hewan ternak belum ada yang terpapar.
"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang terkena penyakit LSD itu, dan mudah-mudahan jangan sampai ada ternak sapi warga yang terpapar," katanya pula.
Sementara itu untuk dia pula mengatakan, Kementerian Pertanian sudah memberikan atensi serius agar setiap daerah dapat mengantisipasi merebaknya wabah LSD pada sapi.
Wabah LSD tidak menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Akan tetapi wabah ini sangat cepat menyebar ke sapi yang lain apabila ada satu sapi yang terjangkiti wabah tersebut.
Oleh karena itu ia juga mengimbau kepada teternak di Tanggamus untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan kandang, agar nyamuk tidak masuk dan menyerang ternak.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Tanggamus dan Rainforest Alliance bagikan bibit kopi untuk pemulihan lingkungan
28 January 2026 15:16 WIB
Tim SAR hentikan pencarian delapan ABK KM Maulana yang hilang di Tanggamus
27 December 2025 13:12 WIB
Pangdam XXI: Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Tanggamus capai 45 persen
24 December 2025 19:07 WIB
Perusahaan swasta nasional komitmen jaga lingkungan dan ekonomi masyarakat Lampung
24 December 2025 18:08 WIB
Tim SAR gabungan perluas pencarian 8 ABK KM Maulana terbakar di Tanggamus
23 December 2025 19:43 WIB
Terpopuler - Tanggamus
Lihat Juga
Pemkab Tanggamus dan Rainforest Alliance bagikan bibit kopi untuk pemulihan lingkungan
28 January 2026 15:16 WIB
Tim SAR hentikan pencarian delapan ABK KM Maulana yang hilang di Tanggamus
27 December 2025 13:12 WIB
Tim SAR gabungan perluas pencarian 8 ABK KM Maulana terbakar di Tanggamus
23 December 2025 19:43 WIB
Lapas Kotaagung gelar razia tekan penyalahgunaan narkoba dan praktik penipuan
20 November 2025 15:48 WIB