Polisi pastikan tak ada teror usai penembakan pegawai Dishub
Minggu, 17 April 2022 19:05 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto usai penangkapan Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan di Makassar. ANTARA/HO/Polrestabes Makassar
Makassar (ANTARA) - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan tidak ada teror di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan itu, seperti adanya kekhawatiran masyarakat jika banyak teror kejahatan jalanan.
"Tidak ada teror di Makassar, penembakan itu murni persoalan pribadi, bukan teror," ujarnya menegaskan di Makassar, Minggu.
Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan kasus penembakan pegawai Dishub Kota Makassar pada Ahad (3/4) pagi di jalan sekitar Masjid Cheng Ho itu sudah mulai menemukan titik terang setelah ditetapkannya empat orang tersangka.
Keempat orang yang ditetapkan tersangka divantaranya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar Iqbal Asnan (IA) dan tiga orang lainnya inisial S, AKM dan A.
Dia menyatakan hasil interogasi singkat terhadap para pelaku jika korban pegawai Dishub Najamuddin Sewang terlibat cinta segitiga dengan perempuan berinisial R bersama Kasatpol PP Iqbal Asnan.
"Untuk sementara motifnya itu cinta segitiga. Nanti kasus ini akan dirilis secara resmi," katanya.
Dalam kasus itu, polisi juga memeriksa 20 orang saksi, pertama, saksi yang melihat langsung di TKP, kedua saksi dari keluarga dan pihak rumah sakit (RS Siloam).
Kombes Pol Budhi Haryanto menerangkan jika pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini mengingat masih ada saksi lain ataupun kendaraan yang terekam dalam CCTV saat kejadian tersebut terjadi, termasuk pengemudi ojek online (ojol) yang berada di lokasi.
"Tidak ada teror di Makassar, penembakan itu murni persoalan pribadi, bukan teror," ujarnya menegaskan di Makassar, Minggu.
Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan kasus penembakan pegawai Dishub Kota Makassar pada Ahad (3/4) pagi di jalan sekitar Masjid Cheng Ho itu sudah mulai menemukan titik terang setelah ditetapkannya empat orang tersangka.
Keempat orang yang ditetapkan tersangka divantaranya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar Iqbal Asnan (IA) dan tiga orang lainnya inisial S, AKM dan A.
Dia menyatakan hasil interogasi singkat terhadap para pelaku jika korban pegawai Dishub Najamuddin Sewang terlibat cinta segitiga dengan perempuan berinisial R bersama Kasatpol PP Iqbal Asnan.
"Untuk sementara motifnya itu cinta segitiga. Nanti kasus ini akan dirilis secara resmi," katanya.
Dalam kasus itu, polisi juga memeriksa 20 orang saksi, pertama, saksi yang melihat langsung di TKP, kedua saksi dari keluarga dan pihak rumah sakit (RS Siloam).
Kombes Pol Budhi Haryanto menerangkan jika pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini mengingat masih ada saksi lain ataupun kendaraan yang terekam dalam CCTV saat kejadian tersebut terjadi, termasuk pengemudi ojek online (ojol) yang berada di lokasi.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG prakirakan hujan berpotensi terjadi di mayoritas kota Indonesia pada Senin
03 November 2025 8:43 WIB
Unila dan UNM Makassar jalin kerja sama kelembagaan dan diskusi Senat Universitas
31 October 2025 14:55 WIB
Terpopuler - Kriminalitas
Lihat Juga
Kasus korupsi tiga ASN Kejari Bandarlampung masuk tahap penyidikan, puluhan saksi diperiksa
27 March 2023 10:23 WIB, 2023
"Pak Ogah" diduga aniaya anggota TNI AL di Pondok Labu ditangkap polisi
24 March 2023 13:03 WIB, 2023
JPU tuntut 6 tahun penjara, hakim hukum polisi 7 tahun terkait narkotika
21 March 2023 15:28 WIB, 2023