MC Matrix rilis Dedi Mulyadi dan Susi Pudjiastuti penantang Pilgub Jabar
Rabu, 13 April 2022 21:47 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. (ANTARA/HO-Dedi Mulyadi)
Jakarta (ANTARA) - Lembaga Motion Cipta (MC) Matrix merilis hasil riset di mana Dedi Mulyadi dan Susi Pudjiastuti menjadi penantang baru dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Jawa Barat pada 2024.
“Untuk kedua nama tersebut patut diperhatikan betul oleh Ridwan Kamil (RK) sebagai petahana saat ini," kata Peneliti MC Matrix, Wildan Hakim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Survei Pilgub Jawa Barat yang dilakukan MC Matrix, angka elektabilitas Ridwan Kamil mencapai 42,05 persen, sedangkan Dedi Mulyadi yang merupakan politisi Partai Golkar dan mantan Bupati Purwakarta dua periode memperoleh 12,73 persen.
Sementara Susi Pudjiastuti, mantan Menteri KKP era Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla (JK) sebesar 4,55 persen, sedangkan. Bima Arya Sugiarto yang menjabat Wali Kota Bogor 2,05 persen.
Selanjutnya, Dede Yusuf, mantan Wakil Gubernur dan Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat II sebesar 1,14 persen dan Dessy Ratnasari, anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IV sebesar 0,91 persen.
Dia menjelaskan posisi Dedi Mulyadi yang merupakan kader Partai Golkar setidaknya sudah mengantongi separuh tiket dukungan dari partainya sendiri, termasuk angka elektabilitas Dedi Mulyadi terbilang lumayan untuk disebut sebagai calon penantang Ridwan Kamil.
Sementara untuk Susi yang angka elektabilitasnya terbilang tinggi. Wildan mengibaratkan Susi mendapatkan angka itu saat dia tidur atau tidak untuk kontestasi elektoral Jawa Barat.
"Bayangkan, jika Susi serius dan bangun untuk menggarap jalur elektoral, maka angkanya bisa saja semakin tinggi. Susi bisa disebut kuda hitam.," katanya.
Terkait tingginya angka elektabilitas Ridwan Kamil (RK), Wildan mengatakan hal itu sejalan dengan tingkat kepuasan publik Jawa Barat. Secara umum, sekitar 70,68 persen publik menilai perkembangan Jawa Barat selama hampir lima tahun di bawah kepimpinan RK semakin baik.
“Untuk kedua nama tersebut patut diperhatikan betul oleh Ridwan Kamil (RK) sebagai petahana saat ini," kata Peneliti MC Matrix, Wildan Hakim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Survei Pilgub Jawa Barat yang dilakukan MC Matrix, angka elektabilitas Ridwan Kamil mencapai 42,05 persen, sedangkan Dedi Mulyadi yang merupakan politisi Partai Golkar dan mantan Bupati Purwakarta dua periode memperoleh 12,73 persen.
Sementara Susi Pudjiastuti, mantan Menteri KKP era Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla (JK) sebesar 4,55 persen, sedangkan. Bima Arya Sugiarto yang menjabat Wali Kota Bogor 2,05 persen.
Selanjutnya, Dede Yusuf, mantan Wakil Gubernur dan Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat II sebesar 1,14 persen dan Dessy Ratnasari, anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IV sebesar 0,91 persen.
Dia menjelaskan posisi Dedi Mulyadi yang merupakan kader Partai Golkar setidaknya sudah mengantongi separuh tiket dukungan dari partainya sendiri, termasuk angka elektabilitas Dedi Mulyadi terbilang lumayan untuk disebut sebagai calon penantang Ridwan Kamil.
Sementara untuk Susi yang angka elektabilitasnya terbilang tinggi. Wildan mengibaratkan Susi mendapatkan angka itu saat dia tidur atau tidak untuk kontestasi elektoral Jawa Barat.
"Bayangkan, jika Susi serius dan bangun untuk menggarap jalur elektoral, maka angkanya bisa saja semakin tinggi. Susi bisa disebut kuda hitam.," katanya.
Terkait tingginya angka elektabilitas Ridwan Kamil (RK), Wildan mengatakan hal itu sejalan dengan tingkat kepuasan publik Jawa Barat. Secara umum, sekitar 70,68 persen publik menilai perkembangan Jawa Barat selama hampir lima tahun di bawah kepimpinan RK semakin baik.
Pewarta : Fauzi
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sita satu unit mobil milik Ridwan Kamil terkait kasus dugaan korupsi BJB
25 April 2025 21:22 WIB
Terpopuler - Pemerintah/Dewan/Peradilan
Lihat Juga
Kejati Lampung susun berkas perkara korupsi tiga ASN Kejari Bandarlampung
25 March 2023 13:38 WIB, 2023
Zulkifli sebut anggaran buka puasa bersama pejabat dialihkan untuk rakyat
24 March 2023 21:27 WIB, 2023
Gub Jateng Ganjar Pranowo tolak Israel berlaga pada Piala Dunia U-20 Indonesia
24 March 2023 4:43 WIB, 2023
Pramono Anung: Larangan buka puasa bersama hanya untuk pejabat pemerintahan
23 March 2023 19:12 WIB, 2023
Tiga narapidana teroris di Lapas Rajabasa ucap ikrar setia kepada NKRI
21 March 2023 12:45 WIB, 2023