Delapan senjata meriam Cesar 155 tiba di Kupang NTT
Jumat, 8 April 2022 4:14 WIB
Sejumlah meriam Cesar 155 saat tiba di Batalyon Armed Kupang. ANTARA/Ho-Batalyon Armed Kupang
Kupang (ANTARA) - Sebanyak delapan senjata meriam Cesar 155 MM/GS buatan Prancis dan tujuh kendaraan taktis tiba di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperkuat Batalyon Artileri Medan (Armed) dan fasilitas pendukung telah selesai dibangun.
"Jadi yang sudah tiba di Kupang itu delapan senjata meriam Cesar 155 dan juga tujuh kendaraan taktis serta satu unit kendaraan logistik," kata Komandan Batalyon Armed 20/155 GS/BY, Letkol Bobby di Kupang, Kamis.
Lokasi Batalyon Armed terletak di Naibonat, Kabupaten Kupang, yang tak terlalu jauh dengan lokasi Brigif Komodo.
Bobby mengatakan bahwa sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang baru tiba itu baru sebagian, sementara sisanya akan menyusul lagi pada tanggal 11 atau 12 pekan ke depan.
"Jadi yang baru tiba itu adalah bacht pertama. Nanti pekan depan akan datang lagi 10 senjata Cesar dan juga 10 kendaraan taktis Komodo. Jadi total semua ada 30 alusista yang ditempatkan di Batalyon Armed di Kupang," katanya.
Hingga saat ini batalyon baru tersebut belum beroperasi karena memang belum diresmikan oleh para pimpinan di TNI AD.
Keberadaan Batalyon Armed untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan apalagi Kabupaten Kupang adalah daerah yang berbatasan dengan Timor Leste.
Kehadiran Batalyon Armed di Kabupaten Kupang itu juga menjadi salah satu cara untuk mempromosikan satuan TNI kepada masyarakat.
"Jadi biar masyarakat kita juga tahu bahwa TNI itu punya banyak satuan, lalu juga mempunyai banyak persenjataan. Kita harap ini juga bisa menarik minat anak-anak muda di perbatasan untuk mau menjadi TNI," ujar dia.*
"Jadi yang sudah tiba di Kupang itu delapan senjata meriam Cesar 155 dan juga tujuh kendaraan taktis serta satu unit kendaraan logistik," kata Komandan Batalyon Armed 20/155 GS/BY, Letkol Bobby di Kupang, Kamis.
Lokasi Batalyon Armed terletak di Naibonat, Kabupaten Kupang, yang tak terlalu jauh dengan lokasi Brigif Komodo.
Bobby mengatakan bahwa sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang baru tiba itu baru sebagian, sementara sisanya akan menyusul lagi pada tanggal 11 atau 12 pekan ke depan.
"Jadi yang baru tiba itu adalah bacht pertama. Nanti pekan depan akan datang lagi 10 senjata Cesar dan juga 10 kendaraan taktis Komodo. Jadi total semua ada 30 alusista yang ditempatkan di Batalyon Armed di Kupang," katanya.
Hingga saat ini batalyon baru tersebut belum beroperasi karena memang belum diresmikan oleh para pimpinan di TNI AD.
Keberadaan Batalyon Armed untuk menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan apalagi Kabupaten Kupang adalah daerah yang berbatasan dengan Timor Leste.
Kehadiran Batalyon Armed di Kabupaten Kupang itu juga menjadi salah satu cara untuk mempromosikan satuan TNI kepada masyarakat.
"Jadi biar masyarakat kita juga tahu bahwa TNI itu punya banyak satuan, lalu juga mempunyai banyak persenjataan. Kita harap ini juga bisa menarik minat anak-anak muda di perbatasan untuk mau menjadi TNI," ujar dia.*
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Separatist group attacks marine post in Kalikote Nduga District Papua, one soldier dead
24 April 2022 9:36 WIB, 2022
Military confirms death of an armed Papuan terrorist in Sugapa's gunfight
17 November 2021 16:10 WIB, 2021
President Jokowi orders military, police to hunt down all armed Papuan groups
26 April 2021 19:33 WIB, 2021
Armed Papuan group burns down plane, American pilot evacuated to Jayapura
07 January 2021 22:42 WIB, 2021
Terpopuler - TNI-Polri
Lihat Juga
Video oknum polisi todong warga di Bandarlampung viral di Medsos, begini penjelasannya
11 November 2022 6:16 WIB, 2022
Danyon Infanteri 7 Marinir jabat Komandan Satgas Latihan Bersama Keris Marex Tahun 2022
10 November 2022 12:35 WIB, 2022
Pengedar narkoba ditangkap, keluarga dan tetangga lempari petugas dengan batu
08 November 2022 14:09 WIB, 2022
Permudah layanan masyarakat, Polri luncurkan aplikasi Polri Super Apps
08 November 2022 11:16 WIB, 2022