Ratusan penyintas anggota TNI AL di Surabaya donorkan plasma konvalesen
Kamis, 12 Agustus 2021 19:12 WIB
Sejumlah prajurit TNI AL mengikuti kegiatan donor plasma konvalesen yang digelar di Markas Koarmada II Surabaya, Jatim, Kamis (12/8/2021). (FOTO ANTARA/Hanif Nashrullah)
Surabaya (ANTARA) - Ratusan penyintas COVID-19 dari kalangan anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Surabaya, Jawa Timur mendonorkan plasma konvalesen yang digelar Komando Armada (Koarmada) II, kata pejabat terkait.
Panglima Koarmada II Laksamana Muda (Laksda) TNI Iwan Isnurwanto di Surabaya, Kamis menyebutkan bahwa kegiatan yang digelar selama sehari ini diikuti oleh sebanyak 699 orang penyintas COVID, yang juga berasal dari kalangan keluarga TNI AL dan masyarakat umum.
"Seluruh jajaran di TNI Angkatan Laut dibawah perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada hari ini melaksanakan donor plasma konvalesen," katanya kepada wartawan.
Menurutnya kegiatan donor plasma konvalesen yang digelar di Koarmada II Surabaya ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Baca juga: Plasma konvalesen 90 persen efektif sembuhkan pasien COVID-19
"Jadi khusus yang digelar Koarmada II ini nanti hasil donor plasma konvalesen akan dibagi menjadi dua bagian, yang pertama disumbangkan untuk PMI Kota Surabaya dan yang kedua disalurkan ke PMI Sidoarjo." ujarnya.
Kegiatan donor plasma konvalesen di Koarmada II Surabaya ditinjau langsung oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo.
Mantan Gubernur Jawa Timur itu menyatakan dalam sehari di wilayah provinsi tersebut merima permintaan plasma konvalesen oleh sedikitnya 1.400 pasien COVID-19.
"Bayangkan sebanyak itu permintaannya dan memang plasma konvalesen ini sangat cepat menyembuhkan pasien COVID-19, terutama yang mengalami gejala sesak nafas," katanya.
Baca juga: UTD PMI Lampung catat empat orang penyitas COVID-19 donor plasma konvalesen
Untuk memenuhi permintaan tersebut Imam Utomo mengimbau agar para penyintas COVID-19 bersedia mendonorkan darahnya agar stok plasma konvalesen di PMI, khususnya wilayah Jawa Timur, selalu tersedia.
Ia mengatakan seorang pasien COVID-19 membutuhkan sedikitnya dua hingga empat kantong plasma konvalesen yang berasal dari darah penyintas COVID-19 sebagai terapi penyembuhannya.
Sedangkan seorang pendonor bisa menghasilkan sebanyak dua hingga tiga kantong plasma konvalesen.
Koarmada II menargetkan dari kegiatan yang digelar sepanjang Kamis ini dapat menghasilkan sebanyak 2 ribu kantong plasma konvalesen untuk disumbangkan ke PMI Kota Surabaya dan Sidoarjo.
Panglima Koarmada II Laksamana Muda (Laksda) TNI Iwan Isnurwanto di Surabaya, Kamis menyebutkan bahwa kegiatan yang digelar selama sehari ini diikuti oleh sebanyak 699 orang penyintas COVID, yang juga berasal dari kalangan keluarga TNI AL dan masyarakat umum.
"Seluruh jajaran di TNI Angkatan Laut dibawah perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada hari ini melaksanakan donor plasma konvalesen," katanya kepada wartawan.
Menurutnya kegiatan donor plasma konvalesen yang digelar di Koarmada II Surabaya ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Baca juga: Plasma konvalesen 90 persen efektif sembuhkan pasien COVID-19
"Jadi khusus yang digelar Koarmada II ini nanti hasil donor plasma konvalesen akan dibagi menjadi dua bagian, yang pertama disumbangkan untuk PMI Kota Surabaya dan yang kedua disalurkan ke PMI Sidoarjo." ujarnya.
Kegiatan donor plasma konvalesen di Koarmada II Surabaya ditinjau langsung oleh Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo.
Mantan Gubernur Jawa Timur itu menyatakan dalam sehari di wilayah provinsi tersebut merima permintaan plasma konvalesen oleh sedikitnya 1.400 pasien COVID-19.
"Bayangkan sebanyak itu permintaannya dan memang plasma konvalesen ini sangat cepat menyembuhkan pasien COVID-19, terutama yang mengalami gejala sesak nafas," katanya.
Baca juga: UTD PMI Lampung catat empat orang penyitas COVID-19 donor plasma konvalesen
Untuk memenuhi permintaan tersebut Imam Utomo mengimbau agar para penyintas COVID-19 bersedia mendonorkan darahnya agar stok plasma konvalesen di PMI, khususnya wilayah Jawa Timur, selalu tersedia.
Ia mengatakan seorang pasien COVID-19 membutuhkan sedikitnya dua hingga empat kantong plasma konvalesen yang berasal dari darah penyintas COVID-19 sebagai terapi penyembuhannya.
Sedangkan seorang pendonor bisa menghasilkan sebanyak dua hingga tiga kantong plasma konvalesen.
Koarmada II menargetkan dari kegiatan yang digelar sepanjang Kamis ini dapat menghasilkan sebanyak 2 ribu kantong plasma konvalesen untuk disumbangkan ke PMI Kota Surabaya dan Sidoarjo.
Pewarta : A Malik Ibrahim/Hanif Nashrullah
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo dan MBZ bertemu di Istana Qasr Al Bahr, sepakat perkuat kemitraan strategis
27 February 2026 10:13 WIB
Kemenag bersama Pemkab Lamsel luncurkan gerakan Lampung Selatan Bertadarus
23 February 2026 19:38 WIB