Harga singkong di Lampung Timur capai Rp1.100/kg
Selasa, 20 April 2021 13:07 WIB
Foto ilustrasi ubi kayu (singkong). (Antara Lampung/HO/M. Misaf Khan)
Lampung Timur (ANTARA) - Harga ubi kayu atau singkong di Kabupaten Lampung Timur saat ini mencapai Rp1.100/kilogram pada April 2021.
"Harga singkong saat ini sudah mencapai Rp1.100/kilogram," kata Menrad Murjini dari PT Mitra Pati Mas, perusahaan penampung singkong.
Menrad mengatakan, hari ini harga singkong naik karena persediaan di petani sudah mulai jarang.
"Bulan depan kemungkinan lebih mahal lagi harganya, soalnya barang sudah mulai langka," katanya.
Perihal potongan, lanjut Menrad, dirinya tetap patuh pada keputusan dan usulan pemerintah.
"Yah untuk potongannya, kami tetap ikuti keputusan dari rapat dengan Pak Wabup kemarin, antara 15 persen sampai 20 persen," ujar Menrad.
Diketahui, Pemkab Lampung Timur pada Jum'at (26/3) lalu telah melaksanakan rapat bersama 10 dari 15 perusahaan pembuat tepung tapioka di Lampung Timur, di Ruang Rapat Kantor Bupati Lampung Timur.
Audiensi tersebut, membahas tentang permintaan Pemkab Lampung Timur dengan 15 pengusaha terkait dengan kenaikan harga singkong .
Menurut Staf Ahli Bupati, Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yusuf HR, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang diselenggarakan oleh provinsi Lampung.
"Kita menyepakati harga ubi kayu (singkong) dan kami meminta kepada 10 dari 15 pengusaha, dengan standar minimum Rp 900/kilo dengan ketetapan patinya 15 sampai 20 persen," ujar Yusuf.
"Harga singkong saat ini sudah mencapai Rp1.100/kilogram," kata Menrad Murjini dari PT Mitra Pati Mas, perusahaan penampung singkong.
Menrad mengatakan, hari ini harga singkong naik karena persediaan di petani sudah mulai jarang.
"Bulan depan kemungkinan lebih mahal lagi harganya, soalnya barang sudah mulai langka," katanya.
Perihal potongan, lanjut Menrad, dirinya tetap patuh pada keputusan dan usulan pemerintah.
"Yah untuk potongannya, kami tetap ikuti keputusan dari rapat dengan Pak Wabup kemarin, antara 15 persen sampai 20 persen," ujar Menrad.
Diketahui, Pemkab Lampung Timur pada Jum'at (26/3) lalu telah melaksanakan rapat bersama 10 dari 15 perusahaan pembuat tepung tapioka di Lampung Timur, di Ruang Rapat Kantor Bupati Lampung Timur.
Audiensi tersebut, membahas tentang permintaan Pemkab Lampung Timur dengan 15 pengusaha terkait dengan kenaikan harga singkong .
Menurut Staf Ahli Bupati, Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yusuf HR, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang diselenggarakan oleh provinsi Lampung.
"Kita menyepakati harga ubi kayu (singkong) dan kami meminta kepada 10 dari 15 pengusaha, dengan standar minimum Rp 900/kilo dengan ketetapan patinya 15 sampai 20 persen," ujar Yusuf.
Pewarta : M Misaf Khandiasih
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Lampung: Kehadiran Cassava Center jadi upaya hadirkan bibit unggul singkong
12 March 2026 21:31 WIB
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
Lampung Timur gelar FGD penanggulangan kemiskinan, Bupati tekankan aksi nyata dan inovasi
15 April 2026 10:53 WIB
Lampung Timur borong empat penghargaan bergengsi di ajang TOP BUMD Awards 2026
15 April 2026 10:50 WIB
Tim SAR gabungan evakuasi nelayan hilang di laut sekitar PGN Pertamina Lampung Timur
06 April 2026 10:01 WIB