Bengkulu intensifkan budi daya pisang lokal
Selasa, 22 Desember 2020 13:04 WIB
Pisang ambon (Ist)
Rejang Lebong (ANTARA) - Pejabat Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyatakan budidaya pisang ambon lokal yang dinamakan masyarakat setempat pisang ambon Curup cukup menjanjikan karena banyak diminati konsumen.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distanak Rejang Lebong Achmad Syafriansyah di Rejang Lebong, Senin, mengatakan pisang ambon lokal ini ialah pisang ambon varietas HJ Kuning yang memiliki aroma harum dengan rasa manis sehingga kerap menjadi oleh-oleh usai berkunjung ke daerah itu.
"Pisang ambon HJ Kuning ini tumbuh di dataran tinggi, terutama dalam lima kecamatan dalam perkotaan seperti di wilayah Kecamatan Curup Timur, Curup Tengah, Curup Utara, Curup Selatan dan Kecamatan Curup," kata dia.
Dia menjelaskan pisang ambon HJ Kuning banyak ditanam warga dan tumbuh sempurna dalam lima kecamatan tersebut, kalau pun ada yang menanam di tempat lain tetapi rasa dan aromanya tidak sama.
Untuk pengembangan pisang ambon khas Rejang Lebong ini secara luas, kata dia, rencananya akan dilakukan pelepasan varietas secara nasional terlebih dahulu oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu pada 2021 mendatang.
"Kalau varietas pisang ini sudah dilepas secara nasional berarti pisang ini sudah diakui milik Rejang Lebong, selama ini baru berupa tanda terdaftar dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian RI yang dikeluarkan tahun 2018 lalu," katanya.
Dia berharap rencana pelepasan varietas pisang ambon HJ Kuning Rejang Lebong di tingkat nasional ini bisa terlaksana sehingga pembudidayaan pisang ambon lokal ini ke depan dapat dilakukan secara luas dan tidak sebatas perkebunan skala kecil saja.*
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distanak Rejang Lebong Achmad Syafriansyah di Rejang Lebong, Senin, mengatakan pisang ambon lokal ini ialah pisang ambon varietas HJ Kuning yang memiliki aroma harum dengan rasa manis sehingga kerap menjadi oleh-oleh usai berkunjung ke daerah itu.
"Pisang ambon HJ Kuning ini tumbuh di dataran tinggi, terutama dalam lima kecamatan dalam perkotaan seperti di wilayah Kecamatan Curup Timur, Curup Tengah, Curup Utara, Curup Selatan dan Kecamatan Curup," kata dia.
Dia menjelaskan pisang ambon HJ Kuning banyak ditanam warga dan tumbuh sempurna dalam lima kecamatan tersebut, kalau pun ada yang menanam di tempat lain tetapi rasa dan aromanya tidak sama.
Untuk pengembangan pisang ambon khas Rejang Lebong ini secara luas, kata dia, rencananya akan dilakukan pelepasan varietas secara nasional terlebih dahulu oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu pada 2021 mendatang.
"Kalau varietas pisang ini sudah dilepas secara nasional berarti pisang ini sudah diakui milik Rejang Lebong, selama ini baru berupa tanda terdaftar dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian RI yang dikeluarkan tahun 2018 lalu," katanya.
Dia berharap rencana pelepasan varietas pisang ambon HJ Kuning Rejang Lebong di tingkat nasional ini bisa terlaksana sehingga pembudidayaan pisang ambon lokal ini ke depan dapat dilakukan secara luas dan tidak sebatas perkebunan skala kecil saja.*
Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Raya dukung pengembangan pelaku usaha UMKM perempuan di Surakarta
02 January 2025 17:48 WIB, 2025
Pemusik Pusakata dan Dompet Dhuafa galang dana bantu sekolah di Maluku
25 February 2024 14:07 WIB, 2024
Bawaslu sebut laporan dugaan pelanggaran Gibran di Ambon penuhi syarat
17 January 2024 9:29 WIB, 2024
Polisi tetapkan kepala JPL Bulog Maluku jadi tersangka keroyok wartawan
16 January 2024 22:59 WIB, 2024
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023