Wisata berkuda di Pekanbaru diminati pengunjung
Jumat, 30 Oktober 2020 18:57 WIB
Berwisata di alam terbuka menunggang kuda di Kota Pekanbaru sebuah pilihan tepat mengatasi stres dalam menghadapi pandemi COVID-19. (Foto: Frislidia/Antara).
Pekanbaru (ANTARA) - Manajemen wisata berkuda atau Horse Power Tambusai, Kota Pekanbaru menawarkan sensasi berkuda di tengah pandemi COVID-19 yakni sarana rekreasi menunggang kuda sedangkan lokasinya berada di tengah kota itu.
"Lokasi wisata berkuda sangat mudah dijangkau karena berada disamping Mall SKA, atau berlokasi di Jl. Tuanku Tambusai , Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, atau dengan jarak tempuh 14 menit dari kantor Gubernur Riau," kata Eric, Manajer wisata berkuda atau Horse Power Tambusai, di Pekanbaru, Jumat.
Menurut dia, pandemi COVID-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berwisata karena kebutuhan masyarakat terhadap sarana rekreasi yang menerapkan protokol kesehatan masih diinginkan kendati dilakukan di alam terbuka.
Ia mengatakan, wisata di alam terbuka, adalah pilihan tepat apalagi pada masa pandemi COVID-19 ini tentu mengakibatkan pengunjung ragu berwisata di ruang tertutup, sehingga manajemen wisata harus membuat strategi dan kiat khusus agar wisatawan makin banyak berkunjung.
"Pengunjung makin meminati untuk menguji adrenalinnya, karena selain berkuda di Horse Power Tambusai, kami juga menyediakan lima arena memanah sambil berkuda yang menguji konsentrasi penunggang kuda," katanya.
Wisata Horse Power Tambusai ini, kata Eric lagi, ditawarkan untuk mengajak warga Kota Pekanbaru gemar berkuda sembari menikmati wisata sekaligus sebagai arena belajar berkuda dan memanah.
Ia juga mengatakan kuda merupakan salah satu alat transportasi mewah yang digunakan manusia pada abad keenam Masehi, dan 15 abad yang lalu, Rasulullah pernah bersabda, "Segala sesuatu yang tidak berkaitan dengan zikir dan menyebut nama-Nya maka itu adalah senda gurau semata, kecuali empat perkara yakni memanah, latihan menunggang kuda, bermain dengan keluarga, dan belajar berenang".
"Awal wisata ini dibuka karena berkuda dan memanah adalah sunnah Nabi yang banyak kebaikan jadi dengan adanya tempat wisata Horse Power Tambusai ini bisa mengajak yang lain untuk dapat kebaikan yang sama pula," katanya.
Sementara itu, tiket masuk ke objek wisata Horse Power Tambusai Pekanbaru ini hanya dikenakan Rp35.000 per orang dan sudah bisa menunggang kuda dengan mengelilingi lapangan Horse Power Tambusai, yang didampingi seorang pelatih profesional.
Bagi pelatih dan pengunjung menambahkan, tetap menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan handsanitizer, menjaga jarak fisik aman, memakai masker dan lainnya.
"Lokasi wisata berkuda sangat mudah dijangkau karena berada disamping Mall SKA, atau berlokasi di Jl. Tuanku Tambusai , Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, atau dengan jarak tempuh 14 menit dari kantor Gubernur Riau," kata Eric, Manajer wisata berkuda atau Horse Power Tambusai, di Pekanbaru, Jumat.
Menurut dia, pandemi COVID-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berwisata karena kebutuhan masyarakat terhadap sarana rekreasi yang menerapkan protokol kesehatan masih diinginkan kendati dilakukan di alam terbuka.
Ia mengatakan, wisata di alam terbuka, adalah pilihan tepat apalagi pada masa pandemi COVID-19 ini tentu mengakibatkan pengunjung ragu berwisata di ruang tertutup, sehingga manajemen wisata harus membuat strategi dan kiat khusus agar wisatawan makin banyak berkunjung.
"Pengunjung makin meminati untuk menguji adrenalinnya, karena selain berkuda di Horse Power Tambusai, kami juga menyediakan lima arena memanah sambil berkuda yang menguji konsentrasi penunggang kuda," katanya.
Wisata Horse Power Tambusai ini, kata Eric lagi, ditawarkan untuk mengajak warga Kota Pekanbaru gemar berkuda sembari menikmati wisata sekaligus sebagai arena belajar berkuda dan memanah.
Ia juga mengatakan kuda merupakan salah satu alat transportasi mewah yang digunakan manusia pada abad keenam Masehi, dan 15 abad yang lalu, Rasulullah pernah bersabda, "Segala sesuatu yang tidak berkaitan dengan zikir dan menyebut nama-Nya maka itu adalah senda gurau semata, kecuali empat perkara yakni memanah, latihan menunggang kuda, bermain dengan keluarga, dan belajar berenang".
"Awal wisata ini dibuka karena berkuda dan memanah adalah sunnah Nabi yang banyak kebaikan jadi dengan adanya tempat wisata Horse Power Tambusai ini bisa mengajak yang lain untuk dapat kebaikan yang sama pula," katanya.
Sementara itu, tiket masuk ke objek wisata Horse Power Tambusai Pekanbaru ini hanya dikenakan Rp35.000 per orang dan sudah bisa menunggang kuda dengan mengelilingi lapangan Horse Power Tambusai, yang didampingi seorang pelatih profesional.
Bagi pelatih dan pengunjung menambahkan, tetap menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan handsanitizer, menjaga jarak fisik aman, memakai masker dan lainnya.
Pewarta : Frislidia
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN dan Arab Saudi segera bangun PLTS senilai Rp50 triliun di Sumbar
07 December 2024 20:15 WIB, 2024
PLN Indonesia Power gandeng perusahaan global untuk akselerasi target NZE
19 September 2024 12:46 WIB, 2024
Dompet Dhuafa bersama PLN Indonesia Power mitigasi potensi banjir di Desa Kedawungkulon
27 May 2024 1:51 WIB, 2024
PLN Indonesia Power siapkan pasokan listrik andal di World Water Forum Bali
21 May 2024 16:30 WIB, 2024
PLN Indonesia Power Grati PGU bersama Dompet Dhuafa Jatim berikan kado lebaran
17 April 2024 10:23 WIB, 2024
PLN Indonesia Power turunkan 555 ribu ton emisi karbon dari cofiring pada PLTU
07 March 2024 10:43 WIB, 2024
25.000 personel Brimob dikerahkan untuk amankan dinamika Pemilu 2024
07 February 2024 10:37 WIB, 2024
Respons serangan KKB, Panglima TNI gunakan pendekatan "smart power"
01 December 2023 12:50 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Dompet Dhuafa, Indosat dan Tokopedia hadirkan sumur bor bagi penyintas banjir di Aceh
14 February 2026 9:55 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB