Benteng Marlborough dan rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu kembali dibuka
Senin, 6 Juli 2020 10:18 WIB
Rumah kediaman Bung Karno selama pengasingan di Bengkulu (ANTARA News/Arina S)
Bengkulu (ANTARA) - Dua objek wisata sejarah di Kota Bengkulu yaitu Benteng Marlborough dan rumah pengasingan Bung Karno mulai Minggu (5/7) kembali dibuka setelah sebelumnya sempat ditutup karena pandemi COVID-19.
"Jadi hari ini warga Bengkulu ataupun wisatawan bisa kembali berkunjung ke dua objek wisata itu, tapi tetap kita atur agar tidak terjadi penularan," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan di Bengkulu, Minggu.
Ia menjelaskan, wisatawan yang ingin berkunjung ke dua situs bersejarah itu wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Baca juga: Pantai Panjang Bengkulu tetap ramai dikunjungi meski ditutup sementara
Selain itu, untuk sementara pihaknya juga akan membatasi jumlah pengunjung di dua objek wisata itu guna mencegah kerumunan.
Seperti di Benteng Marlborough yang merupakan peninggalan Inggris, kata dia, pihaknya membatasi jumlah wisatawan sebanyak 20 orang yang nantinya akan bergantian.
Begitu pula dengan rumah pengasingan Bung Karno yang berada di Kelurahan Anggut, Kota Bengkulu jumlah pengunjung dibatasi 10 orang.
"Jadi nanti ketika kelompok pertama yang 10 dan 20 orang itu sudah selesai berkeliling maka akan diminta keluar dan selanjutnya bergantian dengan kelompok lain," paparnya.
Irsan berharap dengan kembali dibukanya objek wisata dalam menyambut era normal baru ini dapat kembali meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bengkulu.
Dengan begitu, kata dia, perekonomian di Bengkulu pun diharapkan akan kembali bangkit, seiring kembali meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Baca juga: Dispar Rejang Lebong Bengkulu susun rencana induk pembangunan kepariwisataan
"Jadi hari ini warga Bengkulu ataupun wisatawan bisa kembali berkunjung ke dua objek wisata itu, tapi tetap kita atur agar tidak terjadi penularan," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan di Bengkulu, Minggu.
Ia menjelaskan, wisatawan yang ingin berkunjung ke dua situs bersejarah itu wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Baca juga: Pantai Panjang Bengkulu tetap ramai dikunjungi meski ditutup sementara
Selain itu, untuk sementara pihaknya juga akan membatasi jumlah pengunjung di dua objek wisata itu guna mencegah kerumunan.
Seperti di Benteng Marlborough yang merupakan peninggalan Inggris, kata dia, pihaknya membatasi jumlah wisatawan sebanyak 20 orang yang nantinya akan bergantian.
Begitu pula dengan rumah pengasingan Bung Karno yang berada di Kelurahan Anggut, Kota Bengkulu jumlah pengunjung dibatasi 10 orang.
"Jadi nanti ketika kelompok pertama yang 10 dan 20 orang itu sudah selesai berkeliling maka akan diminta keluar dan selanjutnya bergantian dengan kelompok lain," paparnya.
Irsan berharap dengan kembali dibukanya objek wisata dalam menyambut era normal baru ini dapat kembali meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bengkulu.
Dengan begitu, kata dia, perekonomian di Bengkulu pun diharapkan akan kembali bangkit, seiring kembali meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Baca juga: Dispar Rejang Lebong Bengkulu susun rencana induk pembangunan kepariwisataan
Pewarta : Carminanda
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lalu lintas kembali normal usai massa reuni PA 212 tinggalkan kawasan Monas
02 December 2024 10:30 WIB, 2024
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022