Pantai Panjang Bengkulu tetap ramai dikunjungi meski ditutup sementara
Rabu, 27 Mei 2020 7:55 WIB
Terlihat wisatawan lokal tetap ramai mengunjungi objek wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu meskipun pemerintah setempat telah menutup sementara objek wisata tersebut, Selasa (26/05/2020). (Foto Antaranews.com/Carminanda)
Bengkulu (ANTARA) - Meskipun ditutup sementara oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu guna mengantisipasi penularan COVID-19, objek wisata Pantai Panjang tetap ramai dikunjungi wisatawan lokal setelah Idul Fitri 1441 Hijriah.
"Sebenarnya sudah tahu kalau wisata pantai ditutup, tapi ya cuma jalan-jalan Lebaran saja sama keluarga," kata salah satu wisatawan asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu Adrian M Yusuf, Selasa (26/05).
Kendati demikian, ia mengaku tetap mematuhi protokol penanganan COVID-19 seperti menjaga jarak dan menggunakan masker saat mengunjungi objek wisata.
Hal senada diungkapkan wisatawan lokal lainnya yakni Puti Rahmawani.
Baca juga: Walhi sebut Pantai Pasir Panjang jadi titik krusial kerusakan lingkungan
Menurutnya mengunjungi objek wisata yang berada di ruang terbuka seperti Pantai Panjang memiliki resiko penularan COVID-19 yang lebih kecil ketimbang mengunjungi pusat perbelanjaan.
"Sebenarnya kita sudah tahu kalau tidak boleh ke pantai, tapi mumpung lebaran dan ngumpul jadi jalan-jalan sebentar," ucapnya.
Sementara itu Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar mengakui jika masih banyak warga yang mengunjungi objek wisata.
Ia menyebut telah menempatkan personilnya di setiap tempat yang berpotensi ramai dikunjungi warga, termasuk objek wisata Pantai Panjang.
"Kitapun tadi sudah turun langsung melakukan penertiban, seperti di kawasan Pasir Putih Pantai Panjang," jelas Murlin.
Terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat dihubungi via telepon menyebut pembubaran kerumunan orang ditempat wisata dilakukan dengan pendekatan yang humanis.
"Yang harus disadari yaitu penutupan sementara objek wisata ini untuk kepentingan kita bersama, jadi kami minta masyarakat tetap mematuhinya," demikian Sudarno.
"Sebenarnya sudah tahu kalau wisata pantai ditutup, tapi ya cuma jalan-jalan Lebaran saja sama keluarga," kata salah satu wisatawan asal Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu Adrian M Yusuf, Selasa (26/05).
Kendati demikian, ia mengaku tetap mematuhi protokol penanganan COVID-19 seperti menjaga jarak dan menggunakan masker saat mengunjungi objek wisata.
Hal senada diungkapkan wisatawan lokal lainnya yakni Puti Rahmawani.
Baca juga: Walhi sebut Pantai Pasir Panjang jadi titik krusial kerusakan lingkungan
Menurutnya mengunjungi objek wisata yang berada di ruang terbuka seperti Pantai Panjang memiliki resiko penularan COVID-19 yang lebih kecil ketimbang mengunjungi pusat perbelanjaan.
"Sebenarnya kita sudah tahu kalau tidak boleh ke pantai, tapi mumpung lebaran dan ngumpul jadi jalan-jalan sebentar," ucapnya.
Sementara itu Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar mengakui jika masih banyak warga yang mengunjungi objek wisata.
Ia menyebut telah menempatkan personilnya di setiap tempat yang berpotensi ramai dikunjungi warga, termasuk objek wisata Pantai Panjang.
"Kitapun tadi sudah turun langsung melakukan penertiban, seperti di kawasan Pasir Putih Pantai Panjang," jelas Murlin.
Terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat dihubungi via telepon menyebut pembubaran kerumunan orang ditempat wisata dilakukan dengan pendekatan yang humanis.
"Yang harus disadari yaitu penutupan sementara objek wisata ini untuk kepentingan kita bersama, jadi kami minta masyarakat tetap mematuhinya," demikian Sudarno.
Pewarta : Carminanda
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disparekraf catat 70 ribu wisatawan kunjungi wisata religi di Lampung saat libur Lebaran
04 April 2026 14:54 WIB
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022