Harga getah karet di Mesuji turun
Rabu, 1 April 2020 14:36 WIB
Masyarakat MesujiLampung Keluhkan Getah Karet Turun (Antara Lampung/Raharja)
Mesuji (ANTARA) - Harga getah karet di Kabupaten Mesuji Lampung turun menjadi Rp4.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya yang mencapai Rp8.000 per kg.
"Saat ini harga jual getah karet bulanan turun drastis di angka Rp4.000 per kg," kata seorang petani karet di Kecamatan Mesuji timur Budi di Mesuji Timur, Rabu.
Menurut dia, penurunan harga jual getah karet di tingkat agen pengepul di wilayah setempat terjadi sejak lebih dari sebulan terakhir yang berdampak pada penghasilan petani dari penjualan getah karet.
"Otomatis menurun. Apalagi harga jualnya sekarang turun cukup tajam yakni sebesar Rp4.000 per kg," katanya.
Hanya saja, kata dia, produksi getah karet yang disadap dari pohon karet sekarang ini normal dibandingkan saat musim kemarau panjang beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat sejumlah petani di wilayah itu kembali bergairah menyadap pohon karet karena hasilnya sekarang cukup banyak sejak cuaca normal.
"Saat kemarau tanaman pohon karet milik saya seluas satu hektare (ha), hanya menghasilkan paling banyak 30 kg getah karet. Namun memasuki musim hujan sekarang ini, hasil yang saya dapat hampir mencapai 100 kg sekali sadap," ujarnya.
Hal senada dikatakan Herdi petani karet lainnya warga , Kecamatan Panca Jaya.
Ia mengaku sebelumnya banyak pohon karet yang kering tidak mengeluarkan getah lagi akibat kemarau.
Namun sejak Kabupaten Mesuji diguyur hujan beberapa pekan terakhir produksi getah karet kembali normal seperti sebelumnya.
"Namun sangat disayangkan meningkatkan hasil produksi ini tidak diiringi dengan peningkatan harga jual getah karet yang sekarang justru turun di angka Rp4.000per kg," katanya.
"Saat ini harga jual getah karet bulanan turun drastis di angka Rp4.000 per kg," kata seorang petani karet di Kecamatan Mesuji timur Budi di Mesuji Timur, Rabu.
Menurut dia, penurunan harga jual getah karet di tingkat agen pengepul di wilayah setempat terjadi sejak lebih dari sebulan terakhir yang berdampak pada penghasilan petani dari penjualan getah karet.
"Otomatis menurun. Apalagi harga jualnya sekarang turun cukup tajam yakni sebesar Rp4.000 per kg," katanya.
Hanya saja, kata dia, produksi getah karet yang disadap dari pohon karet sekarang ini normal dibandingkan saat musim kemarau panjang beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat sejumlah petani di wilayah itu kembali bergairah menyadap pohon karet karena hasilnya sekarang cukup banyak sejak cuaca normal.
"Saat kemarau tanaman pohon karet milik saya seluas satu hektare (ha), hanya menghasilkan paling banyak 30 kg getah karet. Namun memasuki musim hujan sekarang ini, hasil yang saya dapat hampir mencapai 100 kg sekali sadap," ujarnya.
Hal senada dikatakan Herdi petani karet lainnya warga , Kecamatan Panca Jaya.
Ia mengaku sebelumnya banyak pohon karet yang kering tidak mengeluarkan getah lagi akibat kemarau.
Namun sejak Kabupaten Mesuji diguyur hujan beberapa pekan terakhir produksi getah karet kembali normal seperti sebelumnya.
"Namun sangat disayangkan meningkatkan hasil produksi ini tidak diiringi dengan peningkatan harga jual getah karet yang sekarang justru turun di angka Rp4.000per kg," katanya.
Pewarta : Raharja
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
BBWS Mesuji Sekampung perbaiki irigasi untuk antisipasi curah hujan tinggi
05 November 2025 19:34 WIB
KPPPA lakukan pendampingan untuk anak yang dikurung dan dirantai di Mesuji
29 October 2025 19:08 WIB
Pemprov Lampung sebut anak kasus perantaian telah dapat pelayanan kesehatan
21 October 2025 15:52 WIB
Pemerintah Provinsi Lampung dampingi intensif keluarga kasus anak dirantai
21 October 2025 13:47 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025