Satu warga Kota Metro meninggal karena DBD
Sabtu, 4 Januari 2020 16:03 WIB
Ilustrasi DBD. (Ist)
Metro (ANTARA) - Seorang anak, AW (9), warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung meninggal akibat terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Sabtu pagi.
"Kami dari puskesmas baru tahu juga pagi ini, karena pasien meninggal di Rumah Sakit Mardiwaluyo, dan selama ini pasien tidak berobat ke puskesmas," kata Kepala Puskesmas Banjarsari, Metro Utara, drg Dwi Yanti.
Baca juga: Wali Kota Metro Panggil Dinkes Terkait Kematian Pasien DBD
Ia menjelaskan, selama mengalami sakit, AW oleh pihak keluarga dibawa berobat ke bidan dan dokter praktik swasta. Namun, AW tidak kunjung sembuh.
Kemudian, pada Jumat (3/1) sore pihak keluarga membawa AW ke Puskesmas Rawat Inap Banjarsari. Namun, karena pasien sudah dalam keadaan kritis, pihak puskesmas merujuk AW ke RS Mardiwaluyo.
"Waktu dibawa ke sini, info dari pihak keluarga seperti itu. Karena kondisinya kritis dirujuk ke RS Mardiwaluyo," ujarnya pula.
Menurutnya, terjadinya kasus ini menjadi perhatian pihak Puskesmas Banjarsari. Petugas puskesmas setempat langsung turun ke lokasi kediaman warga itu, dan melakukan pengecekan.
"Kami sudah laporkan ke Dinkes dan besok pagi kami segera lakukan fogging," katanya pula.
Baca juga: ASN Metro Meninggal Karena DBD
Dewi menambahkan, pihaknya sudah memastikan tidak ada warga lainnya yang terkena DBD di wilayah tersebut.
"Kami sudah mengecek warga sekitar, kami pastikan tak ada yang terjangkit virus demam berdarah dengue," katanya lagi.
"Kami dari puskesmas baru tahu juga pagi ini, karena pasien meninggal di Rumah Sakit Mardiwaluyo, dan selama ini pasien tidak berobat ke puskesmas," kata Kepala Puskesmas Banjarsari, Metro Utara, drg Dwi Yanti.
Baca juga: Wali Kota Metro Panggil Dinkes Terkait Kematian Pasien DBD
Ia menjelaskan, selama mengalami sakit, AW oleh pihak keluarga dibawa berobat ke bidan dan dokter praktik swasta. Namun, AW tidak kunjung sembuh.
Kemudian, pada Jumat (3/1) sore pihak keluarga membawa AW ke Puskesmas Rawat Inap Banjarsari. Namun, karena pasien sudah dalam keadaan kritis, pihak puskesmas merujuk AW ke RS Mardiwaluyo.
"Waktu dibawa ke sini, info dari pihak keluarga seperti itu. Karena kondisinya kritis dirujuk ke RS Mardiwaluyo," ujarnya pula.
Menurutnya, terjadinya kasus ini menjadi perhatian pihak Puskesmas Banjarsari. Petugas puskesmas setempat langsung turun ke lokasi kediaman warga itu, dan melakukan pengecekan.
"Kami sudah laporkan ke Dinkes dan besok pagi kami segera lakukan fogging," katanya pula.
Baca juga: ASN Metro Meninggal Karena DBD
Dewi menambahkan, pihaknya sudah memastikan tidak ada warga lainnya yang terkena DBD di wilayah tersebut.
"Kami sudah mengecek warga sekitar, kami pastikan tak ada yang terjangkit virus demam berdarah dengue," katanya lagi.
Pewarta : Hendra Kurniawan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Lampung lakukan "trauma healing" pada warga terdampak banjir di Bandarlampung
15 April 2026 21:17 WIB
Pemkot Bandarlampung salurkan bantuan beras dan uang kepada warga terdampak banjir
15 April 2026 18:41 WIB
Kakanwil Ditjenpas Lampung buka Pekan Olahraga warga binaan Lapas Bandar Lampung
08 April 2026 17:50 WIB
BPKH fasilitasi 675 warga Lampung ke Jawa lewat Program Balik Kerja Bareng Gratis
23 March 2026 14:45 WIB
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Direktur RSUD Ahmad Yani sebut korban gigitan ular bukan diabaikan, tapi stok serum kosong
21 February 2026 17:05 WIB