Menristekdikti ingatkan mahasiswa harus kedepankan dialog
Minggu, 29 September 2019 9:42 WIB
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di halaman Istana Negara Jakarta pada Kamis (26/9/2019). ANTARA/Bayu Prasetyo
Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan mahasiswa harus mengedepankan dialog dibandingkan dengan melakukan aksi unjuk rasa.
"Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus mengedepankan dialog, jangan dilakukan dengan unjuk rasa," ujar dia, di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Pemkot Malang dialog dengan mahasiswa asal Papua
Nasir menambahkan dirinya sudah bertemu dengan Presiden Jokowi, yang meminta agar mahasiswa diajak dialog dengan baik dan jangan sampai turun ke jalan.
Menurut dia, jika ada yang tidak sesuai konstitusi maka harus diselesaikan dengan dialog.
"Presiden Jokowi Widodo telah memerintahkan untuk melakukan dialog-dialog akademis untuk menampung aspirasi mahasiswa dan masyarakat lainnya," kata dia.
Baca juga: BEM Unila Gelar Dialog Kebangsaan
Pendekatan dialog akademis dinilai lebih tepat untuk membahas sebuah gagasan dan juga dapat menghindarkan mahasiswa dari unjuk rasa terbuka yang rentan disusupi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menteri Nasir menyampaikan saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah memenuhi tuntutan mahasiswa, mencakup menunda pengesahan dan akan membahas kembali Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, RUU Pertanahan, RUU Mineral dan Batubara (Minerba), dan RUU Pemasyarakatan (PAS). Selain itu, oknum dan perusahaan yang terlibat pembakaran hutan sudah ditindak aparat kepolisian.
“Sebagian besar tuntutan mahasiswa sudah diakomodir. Melalui forum diskusi dan dialog, mahasiswa dapat menyampaikan ide, masukan ataupun kritik terhadap poin-poin yang dianggap belum mencapai titik temu. Dialektika ide sangat penting dalam dunia akademis,” kata dia.
Saat ini, ia telah menjadwalkan kunjungan ke beberapa perguruan tinggi untuk membuka pintu-pintu dialog dengan masyarakat.
Menristekdikti Nasir meminta pimpinan perguruan tinggi untuk menjaga penyaluran aspirasi mahasiswa sesuai dengan mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus mengedepankan dialog, jangan dilakukan dengan unjuk rasa," ujar dia, di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Pemkot Malang dialog dengan mahasiswa asal Papua
Nasir menambahkan dirinya sudah bertemu dengan Presiden Jokowi, yang meminta agar mahasiswa diajak dialog dengan baik dan jangan sampai turun ke jalan.
Menurut dia, jika ada yang tidak sesuai konstitusi maka harus diselesaikan dengan dialog.
"Presiden Jokowi Widodo telah memerintahkan untuk melakukan dialog-dialog akademis untuk menampung aspirasi mahasiswa dan masyarakat lainnya," kata dia.
Baca juga: BEM Unila Gelar Dialog Kebangsaan
Pendekatan dialog akademis dinilai lebih tepat untuk membahas sebuah gagasan dan juga dapat menghindarkan mahasiswa dari unjuk rasa terbuka yang rentan disusupi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Menteri Nasir menyampaikan saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah memenuhi tuntutan mahasiswa, mencakup menunda pengesahan dan akan membahas kembali Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, RUU Pertanahan, RUU Mineral dan Batubara (Minerba), dan RUU Pemasyarakatan (PAS). Selain itu, oknum dan perusahaan yang terlibat pembakaran hutan sudah ditindak aparat kepolisian.
“Sebagian besar tuntutan mahasiswa sudah diakomodir. Melalui forum diskusi dan dialog, mahasiswa dapat menyampaikan ide, masukan ataupun kritik terhadap poin-poin yang dianggap belum mencapai titik temu. Dialektika ide sangat penting dalam dunia akademis,” kata dia.
Saat ini, ia telah menjadwalkan kunjungan ke beberapa perguruan tinggi untuk membuka pintu-pintu dialog dengan masyarakat.
Menristekdikti Nasir meminta pimpinan perguruan tinggi untuk menjaga penyaluran aspirasi mahasiswa sesuai dengan mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku.
Pewarta : Indriani
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengamat cemaskan potensi absennya Ole di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia
17 July 2025 22:15 WIB
Dubes: Wartawan Malaysia dan Indonesia jembatani persaudaraan serumpun
20 February 2024 12:04 WIB, 2024
Terpopuler - Sekolah/Perguruan Tinggi
Lihat Juga
Disdik Lampung tingkatkan kemampuan akademik lalui pembiasaan soal berbasis HOTS
14 January 2026 20:21 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Program FKUI kampus pertama peraih akreditasi internasional dari IAAHEH-INT
21 December 2025 10:11 WIB