Masyarakat Babel sangat menyukai makan ikan laut
Kamis, 5 September 2019 20:23 WIB
Lomba memasak serba ikan laut tingkat provinsi di Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, Kamis (5/9) (babel.antaranews.com/Ahmadi)
Koba, Babel, (ANTARA) - Tingkat konsumsi ikan laut masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini sebesar 53,7 persen dari total jumlah penduduk di daerah itu.
"Kami ingin tahun ini tingkat konsumsi ikan masyarakat naik menjadi 55 persen dan kami yakin karena rata-rata masyarakat daerah ini sangat menyukai ikan laut," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dasminto di Koba, Kamis.
Ia menjelaskan, masyarakat Babel mengonsumsi ikan laut mencapai 55,7 kilogram/kapita/tahun atau jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan masyarakat Jepang sudah mencapai 100 kilogram/kapita/tahun.
"Konsumsi ikan masyarakat sebesar 55,7 persen tersebut masih dalam batas normal jika melihat dari jumlah produksi yang ada," ujarnya.
Sebagai daerah kepulauan, kata dia, tentu konsumsi ikan masyarakat tersebut masih perlu ditingkatkan karena memiliki produksi ikan laut yang cukup melimpah.
Ia menjelaskan, 80 persen wilayah Bangka Belitung adalah kawasan pesisir yang memiliki sumber daya ikan cukup besar.
"Justeru itu kami mendorong agar masyarakat terus meningkatkan konsumsi ikan laut karena ikan mengandung gisi tinggi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak terutama bagi para generasi muda," ujarnya.
Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong dan mengajak masyarakat gemar memakan ikan.
"Kami juga menjalankan sejumlah program strategis untuk dan meningkatkan peran TP PKK di daerah ini dalam meningkatkan konsumsi ikan masyarakat," ujarnya.
"Kami ingin tahun ini tingkat konsumsi ikan masyarakat naik menjadi 55 persen dan kami yakin karena rata-rata masyarakat daerah ini sangat menyukai ikan laut," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dasminto di Koba, Kamis.
Ia menjelaskan, masyarakat Babel mengonsumsi ikan laut mencapai 55,7 kilogram/kapita/tahun atau jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan masyarakat Jepang sudah mencapai 100 kilogram/kapita/tahun.
"Konsumsi ikan masyarakat sebesar 55,7 persen tersebut masih dalam batas normal jika melihat dari jumlah produksi yang ada," ujarnya.
Sebagai daerah kepulauan, kata dia, tentu konsumsi ikan masyarakat tersebut masih perlu ditingkatkan karena memiliki produksi ikan laut yang cukup melimpah.
Ia menjelaskan, 80 persen wilayah Bangka Belitung adalah kawasan pesisir yang memiliki sumber daya ikan cukup besar.
"Justeru itu kami mendorong agar masyarakat terus meningkatkan konsumsi ikan laut karena ikan mengandung gisi tinggi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak terutama bagi para generasi muda," ujarnya.
Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong dan mengajak masyarakat gemar memakan ikan.
"Kami juga menjalankan sejumlah program strategis untuk dan meningkatkan peran TP PKK di daerah ini dalam meningkatkan konsumsi ikan masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Ahmadi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Bupati Lampung Selatan apresiasi aksi protes warga dengan tebar ikan di jalan rusak
11 April 2025 14:18 WIB
Inovasi Pangan Sehat: Mahasiswa KKN perkenalkan nugget ikan untuk cegah stunting
17 February 2025 7:32 WIB