Pabrikan China jajaki ekspor lewat Super Cab
Kamis, 25 Juli 2019 18:32 WIB
Super Cab (ANTARA News/HO)
Tangerang, Banten (ANTARA) - Manufaktur otomotif China, Dongfeng Sokonindo (DFSK) menjajaki rencana ekspor mobil ke beberapa negara Asia setelah membangun pabrik bernilai investasi 150 juta dolar AS (sekitar Rp2 triliun) di Cikande, Banten.
Mobil pickup, Super Cab, menjadi model pertama yang diinisiasi ekspor ke Srilanka dan Thailand pada Desember 2018. Negara tujuan ekspor mereka akan berkembang ke Filipina dan China, yang sebagian besar dalam bentuk terurai atau Completely Knock Down (CKD).
"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami yakin memenuhi kebutuhan konsumen dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya optimal," kata Managing Director Sales Centre PT Sokonindo Automobile Franz Wang di GIIAS, Tangerang, Senin (22/7).
Pabrik di Cikande merupakan fasilitas produksi kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Artinya, pabrik berkapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun itu akan menjadi salah satu basis produksi dunia untuk ekspansi produk DFSK.
Selain itu, Super Cab yang sudah diekspor itu juga hanya diproduksi di Indonesia, dengan pilihan tipe 1.500 Gasoline dan 1.300cc Diesel.
Mobil penumpang
Produk mobil penumpang Glory 580 juga akan diekspor ke Thailand untuk model 1.5 CVT Luxury.
Tujuan ekspor lain DFSK adalah negara-negara yang menerapkan setir kanan antara lain Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh, yang menjadi sasarkan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury, dengan konsep ekspor yang sama, yakni Completely Knock Down (CKD).
Penjajakan untuk ekspor juga akan dilakukan pada model Glory 560 yang kemungkinan akan menyasar pasar yang sama karena memiliki kesamaan market dengan Indonesia.
"Langkah ekspor menjadi bukti kepada konsumen bahwa kendaraan-kendaraan yang kami produksi memenuhi standar global," tutur Franz Wang.
Mobil pickup, Super Cab, menjadi model pertama yang diinisiasi ekspor ke Srilanka dan Thailand pada Desember 2018. Negara tujuan ekspor mereka akan berkembang ke Filipina dan China, yang sebagian besar dalam bentuk terurai atau Completely Knock Down (CKD).
"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami yakin memenuhi kebutuhan konsumen dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya optimal," kata Managing Director Sales Centre PT Sokonindo Automobile Franz Wang di GIIAS, Tangerang, Senin (22/7).
Pabrik di Cikande merupakan fasilitas produksi kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Artinya, pabrik berkapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun itu akan menjadi salah satu basis produksi dunia untuk ekspansi produk DFSK.
Selain itu, Super Cab yang sudah diekspor itu juga hanya diproduksi di Indonesia, dengan pilihan tipe 1.500 Gasoline dan 1.300cc Diesel.
Mobil penumpang
Produk mobil penumpang Glory 580 juga akan diekspor ke Thailand untuk model 1.5 CVT Luxury.
Tujuan ekspor lain DFSK adalah negara-negara yang menerapkan setir kanan antara lain Sri Lanka, Nepal, Hongkong dan Bangladesh, yang menjadi sasarkan tipe 1.5 CVT & M/T Luxury, dengan konsep ekspor yang sama, yakni Completely Knock Down (CKD).
Penjajakan untuk ekspor juga akan dilakukan pada model Glory 560 yang kemungkinan akan menyasar pasar yang sama karena memiliki kesamaan market dengan Indonesia.
"Langkah ekspor menjadi bukti kepada konsumen bahwa kendaraan-kendaraan yang kami produksi memenuhi standar global," tutur Franz Wang.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nilai ekspor Lampung selama Januari-November 2025 tercatat naik 19,07 persen
05 January 2026 19:51 WIB
KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat, termasuk 6 UPI Lampung
07 November 2025 0:31 WIB
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024