Toko oleh-oleh khas Lampung diserbu pemudik
Jumat, 7 Juni 2019 18:54 WIB
Konsumen serbu toko oleh-oleh khas Lampung, di Bandarlampung, Jumat (7/6/2019). (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)
Bandarlampung (ANTARA) - Aneka oleh-oleh khas Lampung laris manis diborong para pemudik yang berburu kuliner khas, setelah merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 Masehi, untuk dibawa ke daerah masing-masing.
Sejumlah pusat penjualan makanan khas Lampung di kawasan Telukbetung, Bandarlampung, Jumat, terlihat para konsumen sibuk memilih oleh-oleh yang akan dibelinya.
Begitu juga pedagang oleh-oleh sibuk melayani pembeli.
Konsumen memenuhi toko oleh-oleh yang berada di kawasan Telukbetung, Bandarlampung tersebut.
Konsumen sebagian besar dari luar daerah itu, memburu oleh-oleh Lampung berupa keripik pisang, kopi, dodol, kerupuk kemplang, dan sejenisnya.
Membludaknya konsumen itu mengakibatkan arus kendaraan yang melintasi jalan di sekitar pusat oleh-oleh Lampung sedikit mengalami macet, mengingat kendaraan diparkir di sisi kanan dan kiri jalan.
"Volume penjualan meningkat dari hari-hari biasa," kata petugas penjualan jajanan khas Lampung, Enci.
Ia menjelaskan permintaan konsumen akan oleh-oleh khas Lampung meningkat hingga Jumat siang.
Selain keripik pisang, kopi, dan kerupuk kemplang, terdapat pula pedagang durian di sekitar toko penjual oleh-oleh khas Lampung.
Asma, warga Jakarta mengatakan sengaja mendatangi pusat penjualan oleh-oleh khas Lampung untuk membeli kerupuk kemplang, keripik pisang, kopi, dan manisan.
"Aneka oleh-oleh khas Lampung banyak diminati konsumen terutama dari luar daerah Lampung," ujarnya pula.
Dia mengaku membeli oleh-oleh khas Lampung itu, untuk keluarga dan juga akan dibagikan kepada tetangga sekitar rumah.
Sejumlah pusat penjualan makanan khas Lampung di kawasan Telukbetung, Bandarlampung, Jumat, terlihat para konsumen sibuk memilih oleh-oleh yang akan dibelinya.
Begitu juga pedagang oleh-oleh sibuk melayani pembeli.
Konsumen memenuhi toko oleh-oleh yang berada di kawasan Telukbetung, Bandarlampung tersebut.
Konsumen sebagian besar dari luar daerah itu, memburu oleh-oleh Lampung berupa keripik pisang, kopi, dodol, kerupuk kemplang, dan sejenisnya.
Membludaknya konsumen itu mengakibatkan arus kendaraan yang melintasi jalan di sekitar pusat oleh-oleh Lampung sedikit mengalami macet, mengingat kendaraan diparkir di sisi kanan dan kiri jalan.
"Volume penjualan meningkat dari hari-hari biasa," kata petugas penjualan jajanan khas Lampung, Enci.
Ia menjelaskan permintaan konsumen akan oleh-oleh khas Lampung meningkat hingga Jumat siang.
Selain keripik pisang, kopi, dan kerupuk kemplang, terdapat pula pedagang durian di sekitar toko penjual oleh-oleh khas Lampung.
Asma, warga Jakarta mengatakan sengaja mendatangi pusat penjualan oleh-oleh khas Lampung untuk membeli kerupuk kemplang, keripik pisang, kopi, dan manisan.
"Aneka oleh-oleh khas Lampung banyak diminati konsumen terutama dari luar daerah Lampung," ujarnya pula.
Dia mengaku membeli oleh-oleh khas Lampung itu, untuk keluarga dan juga akan dibagikan kepada tetangga sekitar rumah.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Survei ANTARA: Kepuasan pelanggan KAI saat arus balik Lebaran 2026 91,4 persen
13 April 2026 13:41 WIB
ASDP perkirakan kendaraan melintas di Bakauheni saat puncak arus balik capai 27 ribu
28 March 2026 20:35 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Kelurahan Talang Jawa di Kabupaten OKU kini memiliki wisata kuliner
07 September 2019 5:55 WIB, 2019
Karnaval budaya di NTB pukau delegasi Asia Pacific Geopark Network
01 September 2019 22:36 WIB, 2019