SAR temukan jenazah nelayan yang jatuh di perairan Sarmi
Rabu, 8 Mei 2019 21:47 WIB
Tim SAR berhasil temukan jenazah nelayan yang jatuh dari perahunya di perairan Sarmi, Rabu (8/5). (Dok.SAR Jayapura)
Jayapura (ANTARA) - Tim SAR, Rabu (8/5) sekitar pukul 17.40 WIT menemukan Hendrik Ambani (17 th) nelayan yang jatuh dari perahunya di sekitar Pantai Sawar, Kabupaten Sarmi, Papua.
Kepala SAR Jayapura Putu Arga di Jayapura mengatakan, sebelumnya korban dilaporkan jatuh dari perahu Minggu (5/5) sekitar pukul 16.00 WIT saat melaut di sekitar perairan Pantai Holmafen.
Jenazah korban ditemukan sekitar 1,6 mil dari lokasi jatuhnya, dan setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Sarmi.
Pencarian korban dilakukan anggota SAR yang bertugas di Sarmi dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat yang bertenaga mesin 400 PK, kata Arga seraya menambahkan dengan ditemukannya jenazah korban maka pencaharian dihentikan.
Penemuan jenazah korban juga karena adanya bantuan dari masyarakat sehingga pihaknya menyampaikan terima kasih atas kerja samanya, ungkap Putu Arga.
Kepala SAR Jayapura Putu Arga di Jayapura mengatakan, sebelumnya korban dilaporkan jatuh dari perahu Minggu (5/5) sekitar pukul 16.00 WIT saat melaut di sekitar perairan Pantai Holmafen.
Jenazah korban ditemukan sekitar 1,6 mil dari lokasi jatuhnya, dan setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Sarmi.
Pencarian korban dilakukan anggota SAR yang bertugas di Sarmi dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat yang bertenaga mesin 400 PK, kata Arga seraya menambahkan dengan ditemukannya jenazah korban maka pencaharian dihentikan.
Penemuan jenazah korban juga karena adanya bantuan dari masyarakat sehingga pihaknya menyampaikan terima kasih atas kerja samanya, ungkap Putu Arga.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan cari nelayan yang hilang di Perairan Kuala Penet Lampung Timur
10 January 2026 19:33 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Pewarta foto ANTARA rilis buku "Orang -Orang Bermata biru dari Minangkabau"
01 February 2026 11:46 WIB