Kasdam Sriwijaya tutup TMMD di Tanggamus
Rabu, 14 November 2018 0:27 WIB
Kepala Staf Daerah Militer II/Sriwijya Brigjen TNI Syafrial menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus, Selasa, (13/11/2018). (Foto: HO)
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Kepala Staf Daerah Militer II/Sriwijya Brigjen TNI Syafrial menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
"TMMD ke-103 di Kabupaten Tanggamus resmi ditutup, semoga apa yang sudah dikerjakan oleh para anggota TNI dapat bermanfaat dan bisa menjadi kenangan bagi masyarakat," kata Syafrial dalam siaran pers yang diterima di Bandarlampung, Selasa.
Menurut dia, kegiatan TMMD ke-103 yang dibuka sejak 15 Oktober 2018 telah bekerja keras guna mencapai sasaran fisik maupun non-fisik, yang menyasar 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, melibatkan satuan tugas (Satgas) di antaranya TNI, kepolisian, pemda dan segenap kompenen masyarakat.
Selain itu, semangat kebersamaan serta gotong-royong terpancar melalui kegiatan TMMD, cucuran keringat masyarakat dan aparat di lapangan menjadi refleksi kekuatan yang besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.
"Semangat kebersamaan seperti inilah, yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa yang akan terus kita bangun dan kita pelihara," katanya.
Syafrial mengharapkan pekerjaan yang telah dikerjakan oleh para anggota TNI kiranya dapat dijaga dan dirawat.
Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota TNI yang telah ikut membangun Lampung atau pekon (kampung) agar dapat lebih baik.
Dengan dana yang tebatas, para anggota dapat menyelesaikan satu persatu target pekerjaan yang harus diselesaikan.
"Sangat cepat dnm baik pekerjaannya. Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan di kampung yang ada di Kabupaten Tanggamus," tambahnya.
"TMMD ke-103 di Kabupaten Tanggamus resmi ditutup, semoga apa yang sudah dikerjakan oleh para anggota TNI dapat bermanfaat dan bisa menjadi kenangan bagi masyarakat," kata Syafrial dalam siaran pers yang diterima di Bandarlampung, Selasa.
Menurut dia, kegiatan TMMD ke-103 yang dibuka sejak 15 Oktober 2018 telah bekerja keras guna mencapai sasaran fisik maupun non-fisik, yang menyasar 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, melibatkan satuan tugas (Satgas) di antaranya TNI, kepolisian, pemda dan segenap kompenen masyarakat.
Selain itu, semangat kebersamaan serta gotong-royong terpancar melalui kegiatan TMMD, cucuran keringat masyarakat dan aparat di lapangan menjadi refleksi kekuatan yang besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.
"Semangat kebersamaan seperti inilah, yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa yang akan terus kita bangun dan kita pelihara," katanya.
Syafrial mengharapkan pekerjaan yang telah dikerjakan oleh para anggota TNI kiranya dapat dijaga dan dirawat.
Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota TNI yang telah ikut membangun Lampung atau pekon (kampung) agar dapat lebih baik.
Dengan dana yang tebatas, para anggota dapat menyelesaikan satu persatu target pekerjaan yang harus diselesaikan.
"Sangat cepat dnm baik pekerjaannya. Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan di kampung yang ada di Kabupaten Tanggamus," tambahnya.
Pewarta : Edy Supriyadi & Emir Fajar Saputra
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodam II/Sriwijaya sebut lokasi penembakan polisi di area hitam, banyak senjata beredar
18 March 2025 13:42 WIB, 2025
Kodam II Sriwijaya jamin akan tindak sesuai aturan oknum TNI tembak polisi
18 March 2025 13:04 WIB, 2025
Pangdam: 30.000 hektare rawa di Lampung akan dijadikan lahan pertanian
20 March 2024 22:22 WIB, 2024
Pangdam II/Sriwijaya: TNI siap bantu penyediaan air bersih bagi masyarakat
20 March 2024 15:19 WIB, 2024