Harga daging sapi tetap tinggi
Kamis, 6 September 2018 11:18 WIB
Harga daging sapi bertahan tinggi (Antara Lampung/Dian Hadiatna)
Bandarlampung (AntaraNews Lampung) - Harga daging sapi tetap bertahan tinggi, berkisar Rp110.000- Rp120.000/kg. Beberapa pedagang memperkirakan harganya sulit turun ketika nilai rupiah melemah terhadap dolar AS.
"Untuk minggu ini, harga daging sapi bertahan tinggi, dan makin sulit turun dengan kondisi sekarang," kata Supri, salah satu pedagang sapi di Pasar Panjang Bandarlampung, Kamis.
Sehubungan itu, volume penjualan daging sapi juga turun, karena masyarakat banyak yang menahan diri untuk membeli daging sapi.
"Biasanya saya bisa menjual 50 kg sehari, kini hanya setengahnya. Penjualan pun terbantu dari para pelanggan," katanya.
Menurutnya, para pembeli sekarang cenderung membeli daging beku, dikarenakan harganya yang lebih murah.
Pedagang lainnya, Andre, menyebutkan volume penjualan daging tak meningkat, sedang stok daging cukup banyak.
"Untuk minggu ini, harga daging sapi bertahan tinggi, dan makin sulit turun dengan kondisi sekarang," kata Supri, salah satu pedagang sapi di Pasar Panjang Bandarlampung, Kamis.
Sehubungan itu, volume penjualan daging sapi juga turun, karena masyarakat banyak yang menahan diri untuk membeli daging sapi.
"Biasanya saya bisa menjual 50 kg sehari, kini hanya setengahnya. Penjualan pun terbantu dari para pelanggan," katanya.
Menurutnya, para pembeli sekarang cenderung membeli daging beku, dikarenakan harganya yang lebih murah.
Pedagang lainnya, Andre, menyebutkan volume penjualan daging tak meningkat, sedang stok daging cukup banyak.
Pewarta : Dian Hadiatna
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mentan upayakan harga daging sapi hidup minimal Rp50.000 per kilogram
17 November 2024 15:51 WIB, 2024
Wapres meninjau penyembelihan sapi bersertifikasi halal di Selandia Baru
29 February 2024 6:51 WIB, 2024
Terpopuler - Riil
Lihat Juga
Waykanan-Mesuji ditawarkan sebagai tempat industri gula kepada Taiwan
15 January 2019 18:00 WIB, 2019
Penerbangan Internasional Perdana Melalui Bandara Raden Inten II Pada Februari
11 January 2019 18:18 WIB, 2019