Wali Kota Minta Mahasiswa Ikut Perangi Narkoba
Jumat, 4 November 2016 7:38 WIB
Wali Kota Bandarlampung Herman HN saat menjadi pemateri Kuliah Umum di Fakultas Hukum UBL dalam Tema "Bandar Lampung Darurat Narkoba" Kamis (3/11/) (FOTO: ANTARA Lampung/Kominfo Bandarlampung)
Bandarlampung (ANTARA Lampungntara) - Wali Kota Bandarlampung Herman HN minta mahasiswa turut serta memerangi narkoba di Kota Tapis Berseri yang sudah merusak masa depan generasi penerus bangsa.
"Saya minta mahasiswa harus turut serta untuk memerangi narkoba yang sudah merusak masa depan generasi penurus bangsa," katanya di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, pemberantasan nakoba harus dimulai dari sendiri, tidak selesai hanya melalui seminar atau kuliah umum.
"Salah satu cara lain ialah mahasiswa harus pintar bergaul, jangan pernah ingin mencoba meskipun dalam keadaan galau bahasa tren saat ini, jangan juga meminum-minuman keras jika ingin tahu boleh tapi tidak boleh mencoba," kata dia.
Menurut dia, awalnya barang ini ditawarkan secara gratis dan lama kelamaaan disuruh bayar, lalu timbul rasa ketagihan apabila tidak punya uang tentunya akan melakukan kejahatan demi mendapatkan narkoba tersebut.
Oleh karena itu perlu kesadaran dan pemahaman bahwa narkoba itu merusak masa depan, tidak ada manfaatnya.
"Saya mengajak semua mahasiswa untuk ikut bersama-sama dalam memberantas narkoba," kata dia.
Perlu adanya upaya bersama untuk mewaspadai peredaran dan penggunaan narkotika, sebab Indonesia saat ini sedang menghadapi darurat narkoba.
Namun, untuk Kota Bandarlampung belum dapat dikatakan darurat narkoba, demi untuk mencegah hal itu harus bersama-sama memberantas narkoba.
"Saya mengajak semua mahasiswa untuk bersama-sama memerangi dan menghindari narkoba di Bandarlampung ini, dengan cara mendekatkan diri dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata dia. (Ant)
"Saya minta mahasiswa harus turut serta untuk memerangi narkoba yang sudah merusak masa depan generasi penurus bangsa," katanya di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, pemberantasan nakoba harus dimulai dari sendiri, tidak selesai hanya melalui seminar atau kuliah umum.
"Salah satu cara lain ialah mahasiswa harus pintar bergaul, jangan pernah ingin mencoba meskipun dalam keadaan galau bahasa tren saat ini, jangan juga meminum-minuman keras jika ingin tahu boleh tapi tidak boleh mencoba," kata dia.
Menurut dia, awalnya barang ini ditawarkan secara gratis dan lama kelamaaan disuruh bayar, lalu timbul rasa ketagihan apabila tidak punya uang tentunya akan melakukan kejahatan demi mendapatkan narkoba tersebut.
Oleh karena itu perlu kesadaran dan pemahaman bahwa narkoba itu merusak masa depan, tidak ada manfaatnya.
"Saya mengajak semua mahasiswa untuk ikut bersama-sama dalam memberantas narkoba," kata dia.
Perlu adanya upaya bersama untuk mewaspadai peredaran dan penggunaan narkotika, sebab Indonesia saat ini sedang menghadapi darurat narkoba.
Namun, untuk Kota Bandarlampung belum dapat dikatakan darurat narkoba, demi untuk mencegah hal itu harus bersama-sama memberantas narkoba.
"Saya mengajak semua mahasiswa untuk bersama-sama memerangi dan menghindari narkoba di Bandarlampung ini, dengan cara mendekatkan diri dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata dia. (Ant)
Pewarta : Roy Baskara Pratama
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cegah banjir, Pemkot Bandarlampung perlebar sungai Tanjung Karang Barat
27 February 2024 11:20 WIB, 2024
Mantan Wali Kota Bandarlampung bantah mangkir jadi saksi suap Unila
18 February 2023 10:01 WIB, 2023
Kemarin, KPK periksa mantan wali Kota Bandarlampung terkait kasus Unila
18 November 2022 5:19 WIB, 2022
Ketua DPW NasDem Lampung sanggah pernah beri uang guna memasukkan seseorang ke Unila
17 November 2022 17:22 WIB, 2022
Herman HN turut diperiksa KPK terkait kasus suap Rektor Unila nonaktif
17 November 2022 13:49 WIB, 2022
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Pemkot Bandarlampung kedepankan upaya preventif ke pelaku parkir liar di badan jalan
03 June 2026 21:15 WIB
Rycko Menoza tekankan pentingnya silaturahmi dan nilai keluarga bagi generasi muda
30 May 2026 12:36 WIB