Pertamina : Pembatasan BBM Tidak Optimal
Rabu, 13 Februari 2013 15:15 WIB
Jika tidak dibatasi, jatah premium bakal habis. (FOTO ANTARA LAMPUNG/Eni Muslihah)
Bandarlampung (Antara Lampung) - Perseroan Terbatas (PT) Pertamina menilai pembatasan penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi bagi kendaraan dinas di Lampung, sejak awal Februari 2013 hingga Rabu, belum berjalan secara optimal.
Sales Area Manager (SAM) PT Pertamina wilayah Lampung-Bengkulu, Umar Chotib, di Bandarlampung, menyatakan bahwa kondisi belum optimalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas itu, antara lain, terlihat dari masih banyak kendaraan berpelat merah yang belum terpasang stiker sebagai tanda tidak berhak memakai BBM bersubsidi.
"Petugas operator di sejumlah SPBU tidak berani menegur kendaraan dinas yang belum terpasang stiker sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 01 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM Bersubsidi bagi Kendaraan Dinas," katanya.
Selain kendaraan dinas, pihaknya juga menyayangkan angkutan industri milik perusahaan BUMN/BUMD yang juga masih kerap menggunakan BBM bersubsidi.
"Hal itu dibuktikan masih minim penjualan BBM nonsubsidi pada outlet-outlet kami, seperti pada bulan Januari saja penjualan BBM nonsubsidi itu hanya mencapai 16.000 liter," ujar dia.
Sales Area Manager (SAM) PT Pertamina wilayah Lampung-Bengkulu, Umar Chotib, di Bandarlampung, menyatakan bahwa kondisi belum optimalnya pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas itu, antara lain, terlihat dari masih banyak kendaraan berpelat merah yang belum terpasang stiker sebagai tanda tidak berhak memakai BBM bersubsidi.
"Petugas operator di sejumlah SPBU tidak berani menegur kendaraan dinas yang belum terpasang stiker sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 01 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan BBM Bersubsidi bagi Kendaraan Dinas," katanya.
Selain kendaraan dinas, pihaknya juga menyayangkan angkutan industri milik perusahaan BUMN/BUMD yang juga masih kerap menggunakan BBM bersubsidi.
"Hal itu dibuktikan masih minim penjualan BBM nonsubsidi pada outlet-outlet kami, seperti pada bulan Januari saja penjualan BBM nonsubsidi itu hanya mencapai 16.000 liter," ujar dia.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina Patra Niaga tindaklanjuti dugaan pungli biosolar di SPBU tol Lampung
02 July 2026 20:21 WIB
Terpopuler - Riil
Lihat Juga
Waykanan-Mesuji ditawarkan sebagai tempat industri gula kepada Taiwan
15 January 2019 18:00 WIB, 2019
Penerbangan Internasional Perdana Melalui Bandara Raden Inten II Pada Februari
11 January 2019 18:18 WIB, 2019