HSNI minta pemerintah perhatikan nelayan di wilayah pesisir

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lampung Timur, meminta pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap pembangunan ekonomi dan fisik di wilayah pesisir Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. 

Permintaan itu mengingat kontribusi masyarakat Labuhan Maringgai dari sektor perikanan kelautan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemerintah Provinsi dan Kabupaten lumayan signifikan. 

"Setahu saya PAD yang diberikan nelayan Labuhan Maringgai kepada pemerintah provinsi dan kabupaten mencapai miliaran rupiah, sebaliknya kami berharap sumbang sih pemerintah kabupaten dan provinsi kepada nelayan lebih perhatian lagi, " kata Bayu Witara Ketua HNSI Lampung Timur di Lampung Timur, Selasa (25/). 

Bayu Witara mencontohkan, beberapa bulan ke depan ini, nelayan Lampung Timur menghadapi musim timur atau angin timur, dimana hasil tangkapan ikan menurun, pada kondisi ini banyak nelayan yang menganggur sehingga pemerntah perlu hadir menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. 

"Untuk pembangunan kami minta ada pendalaman muara yang jadi lalu lintas kapal, karena alur sungai dangkal sehingga nelayan kesusahan, untuk infrastruktur kami minta ada perbaikan jalan di pusat-pusat aktivitas nelayan yang jalanya rusak parah," katanya. 


Kabupaten Lampung Timur merupakan salah daerah yang punya potensi perikan cukup besar baik dari penangkapan di laut dan budidaya. 

Budidaya ikan seperti udang windu, vaname, ikan bandeng dan laiinya. 

Ratusan usaha pengolahan ikan oleh home industri juga terdapat di sini. 

Geliat ekonomi masyarakat nelayan berlangsung setiap harinya namun pembangunannya dinila masih minim. 


Dengan adanya dukungan serius pemerintah di sektor perikanan di wilayah Labuhan Maringgai Lampung Timur dinilai akan membuat maju masyarakatnya mengingat potensi maritim di daerah ini yang luar biasa besar.